Kompas.com - 31/05/2013, 16:44 WIB
EditorLaksono Hari W

BOGOR, KOMPAS.com — Aparat Polres Bogor Kota, Jawa Barat, menangkap 18 remaja yang tengah melakukan pesta narkoba di dua rumah di wilayah tersebut. Sebanyak 13 orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi obat terlarang.

"Dari 18 remaja yang kita amankan, 13 orang kita lakukan penahanan karena dari hasil tes urine positif, sisanya negatif," kata Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Baktiar Ujang Purnama, Jumat (31/5/2013) di Mapolres Bogor Kota.

Baktiar mengatakan, dari 13 tersangka yang ditahan, dua di antaranya perempuan dan satu orang lain diketahui masih berstatus pelajar SMP di Kota Bogor. Penangkapan itu berlangsung di sejumlah lokasi berbeda. Polisi menemukan barang bukti berupa ganja dan sabu dengan jumlah kecil karena sudah digunakan dalam pesta narkoba tersebut.

"Kami masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki asal barang-barang ini diperoleh," kata Baktiar.

Enam tersangka dinyatakan positif menggunakan sabu, yakni WA (23), RCA (24), JR (33), JI (43), serta dua remaja perempuan berinisial HA (18) dan SN (28). Adapun yang ditangkap dalam pesta ganja berjumlah 12 orang, yakni AI (18), SN (27), IF (17), NI (25), RG (16), AN (20), SN (20), IDA (15), AN (16), EDK (18), RA (16), dan YL (15). Dari 12 orang tersebut, lima dibebaskan karena hasil tes urine negatif.

Salah satu pelaku, HA, mengaku ikut berpesta narkoba karena diajak teman-temannya. "Cuma ikut-ikutan aja, diajak teman-teman buat senang-senang. (Tak) tahunya ada penangkapan," ujarnya.

Baktiar menyebutkan, para remaja yang melakukan pesta sabu ditangkap secara bersama-sama di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cilendek, Kecamatan Bogor Barat. Adapun pesta ganja dilakukan di rumah milik SN di Kampung Situ Pere, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baktiar menuturkan, polisi memperoleh informasi mengenai adanya pesta ganja di rumah SN. Anggota Satuan Narkoba Polres Bogor Kota di bawah pimpinan Kasat Narkoba Ajun Komisaris Hepi Hanafi langsung melakukan pengecekan. "Ternyata benar, di tempat tersebut terdapat beberapa orang yang sedang berkumpul, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berisi batang ganja berikut kertas papir milik AA," kata Baktiar. Barang bukti tersebut merupakan sisa yang telah digunakan secara bersama-sama.

Sementara itu, pada enam tersangka pengguna sabu, petugas menemukan barang bukti dua kantong plastik sabu yang disita dari tangan JR, dua kantong plastik sabu dari tangan JI, empat bungkus ganja dari HA dan SI, serta tiga bungkus ganja dari RCA.

Ke-13 remaja tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal empat tahun untuk pemakai dan lima tahun untuk pengedar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.