Polisi Selidiki Motif Penembakan Tito Kei

Kompas.com - 01/06/2013, 00:44 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami motif penembakan terhadap Tito Refra Kei. Pelaku penembakan yang datang mengenakan helm dan jaket menembak mati adik John Kei itu. Selain Tito, pemilik warung rokok di lokasi penembakan, Ratim (70), juga tewas ditembak.

"Motifnya masih diselidiki, termasuk mencari saksi-saksi," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto melalui pesan singkat, Jumat (31/5/2013) malam. Dia menjelaskan penembakan oleh orang tak dikenal itu terjadi di Jalan Raya Titian Indah, RT 03 RW 11, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat.

Tito bersama tiga rekannya tengah bermain kartu domino sebelum penembakan terjadi. Tiba-tiba, satu orang dengan memakai helm dan mengenakan jaket mendekati Tito dan rekannya yang tengah bermain kartu tersebut.

Pelaku yang berjumlah satu orang itu kemudian menembak Tito berserta pemilik warung hingga kedua korban tewas. Salah satu saksi mengaku mendengar dua kali letusan saat penembakan terjadi. Namun, polisi baru menemukan satu proyektil peluru dan satu selongsong.

Setelah menembak Tito dan Ratim, pelaku langsung berlalu dari lokasi kejadian. Sejumlah saksi masih terus dimintai keterangan. Olah tempat kejadian perkara juga tengah berjalan, dilakukan oleh petugas dari Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

    UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

    Megapolitan
    Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

    Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

    Megapolitan
    Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

    Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

    Megapolitan
    UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

    UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

    Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

    Megapolitan
    Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

    Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

    Megapolitan
    Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

    Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

    Megapolitan
    Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

    Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

    Megapolitan
    Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

    Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

    Megapolitan
    Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

    Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

    Megapolitan
    Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

    Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

    Megapolitan
    ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

    ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

    Megapolitan
    Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

    Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

    Megapolitan
    Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

    Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

    Megapolitan
    Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

    Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X