Puluhan Personel Polisi Jaga Lokasi Penembakan Tito Kei

Kompas.com - 01/06/2013, 10:33 WIB
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan personel kepolisian dari Sabhara Polda Metro Jaya dan aparat Polres Bekasi Kota berjaga-jaga mengamankan lokasi penembakan Tito Refra Kei, adik dari John Kei. Akses jalan di depan lokasi kejadian sudah diamankan pihak kepolisian dengan menutup jalur tersebut.

Komandan Kompi 2 Pengendali Massa (Dalmas) Sabhara Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edison menuturkan, timnya bekerja sama dengan Polresta Bekasi Kota dan Polsek Medan Satria mengamankan lokasi tersebut.

"Ada 1 Kompi dengan 90 personel Sabhara Polda Metro Jaya. Kita pengamanan TKP, enggak ada yang lain," kata Edison kepada Kompas.com, Sabtu (1/6/2013).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, puluhan personel polisi masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. Warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi penembakan terlihat keluar menyaksikan.

Selain aparat kepolisian yang berjaga, terlihat beberapa orang berpakaian tentara juga berada di lokasi tersebut. Sebelumnya, kondisi warung rokok tempat penembakan yang masih berceceran darah kental sudah dibersihkan oleh beberapa warga. Darah yang berasal dari dua korban tewas itu tampak menggenang di atas meja dengan kondisi sudah mengering dan di lantai teras warung yang sebagiannya sudah mengental. Genangan darah terlihat cukup banyak di lokasi penembakan.

Garis polisi masih terpasang tepat di depan warung dan juga di jalur kecil yang tembus ke Perumahan Harapan Jaya, persis di samping warung. Polisi juga menutup akses menuju lokasi penembakan. Sementara keadaan di rumah Tito yang lokasinya lebih kurang berjarak 100 meter dari tempat kejadian, saat ini sudah didatangi puluhan orang kerabat Tito. Sempat terdengar isak tangis dari sanak saudara yang berada di kediaman Tito.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X