Kompas.com - 01/06/2013, 18:59 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara keluarga Tito Kei, Cosmas Refra, meminta polisi mengusut tuntas penembakan oleh orang tak dikenal yang menewaskan Tito Kei, di Bekasi Jumat (31/5/2013).

"Saya selaku keluarga korban, dan juga lawyer almarhum, yang pertama  kami mengharapkan sangat dari penyidik kepolisian, siapapun pelaku dan otak dibalik peristiwa ini, dituntaskan perkaranya. Kita sebagai keluarga tidak mencurigai (pihak) siapapun," kata Cosmas, di rumah duka, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2013).

Ayah Tito Kei, Paulinus Refra juga mengutarakan hal senada.

"Kita semua akan mati, kita titipan, baik orang besar orang kecil sama. Tito sudah dipanggil Tuhan, itu nanti Tuhan yang atur, polisi harus usut tuntas," ujar Paulinus.

Tito Refra Kei merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. Ia ditembak orang tak dikenal ketika sedang bermain kartu domino bersama tiga temanya yakni Gerry, Han, dan Petrus. Penjaga warung, Ratim juga tewas akibat ditembak orang tak dikenal itu.

Keluarga berencana memakamkan jenazah Tito Kei di kampung halamnya, Tual, Maluku Tenggara, Senin (3/6/2013).

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X