Jubir Keluarga: Tito Kei Tidak Punya Musuh

Kompas.com - 01/06/2013, 19:52 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara keluarga Tito Kei, Cosmas Refra mengatakan pihaknya yakin Tito Kei tidak memilik musuh. Keluarga menyerahkan penyelidikan kasus pembunuhan adik dari John Kei itu kepada pihak kepolisian.

"(Tito Kei) Tidak ada musuh. Fransiskus Refra adalah seorang pengacara, sama dengan saya. Jadi beliau adalah seorang advokat," kata Cosmas, kepada wartawan, di depan rumah duka, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2013) petang.

Kejadian penembakan yang terjadi terhadap Tito dianggap sebagai musibah oleh keluarga. Meski begitu, pihaknya menyerahkan proses pengusutannya di kepolisian.

Sebagai seorang lawyer, kata Cosmas, ia memandang penembakan atau pembunuhan terhadap Tito Kei sudah direncanakan terlebih dahulu. Pihaknya pun meyakini hal tersebut. "Kalau dari sisi lawyer, itu pembunuhan berencana. Kan begini, masa tiba-tiba orang datang di kompleks orang, lagi bersama teman-teman tiba-tiba di dor," ujar Cosmas.

Tito Refra Kei ditembak orang tak dikenal ketika sedang bermain kartu domino bersama tiga temanya yakni Gerry, Han, dan Petrus. Peluru juga menyasar pemilik warung, Ratim hingga tewas di lokasi kejadian. Tito merupakan anak bontot dari enam bersaudara.

Rencananya jenazah Tito Kei akan di bawa ke kampung halamnya di Tual, Maluku Tenggara, pada Senin (3/6/2013) nanti.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Tito Kei Tewas Ditembak

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

    UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

    Megapolitan
    Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

    Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

    Megapolitan
    PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

    PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

    Megapolitan
    [UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

    [UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

    Megapolitan
    IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

    IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

    Megapolitan
    KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

    KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

    Megapolitan
    UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

    UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

    Megapolitan
    Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Megapolitan
    Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

    Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

    Megapolitan
    Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

    Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

    Megapolitan
    CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

    CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

    Megapolitan
    Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

    Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

    Megapolitan
    Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

    Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

    Megapolitan
    Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

    Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

    Megapolitan
    Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

    Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X