Ini Alasan Jokowi Gelar HUT Jakarta di Cakung

Kompas.com - 02/06/2013, 12:38 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memiliki alasan tersendiri mengapa HUT ke-486 DKI Jakarta dimulai di Lapangan Bola Pusat Industri Kecil Cakung, Jakarta Timur. Ia ingin HUT DKI dirasakan seluruh warga DKI, tak terkecuali.

"Supaya mendekati rakyat, ada kegembiraan rakyat, tidak elitis gitu," ujar Jokowi di sela-sela acara pencanangan, Minggu (2/6/2013).

Alasan lain, lanjut Jokowi, Jakarta Timur memiliki jumlah penduduk paling besar di DKI Jakarta. Ia ingin seluruh masyarakat mendapatkan hiburan. Mantan Wali Kota Surakarta tersebut berharap, pada HUT Jakarta yang jatuh pada tanggal 22 Juni 2013, Pemerintah Provinsi DKI berhasil membenahi Ibu Kota secara total. Kendati demikian, Jokowi mengatakan, penyelesaian masalah Ibu Kota memerlukan waktu.

"Sekarang ini dalam waktu yang bersamaan, kita disuruh menyelesaikan masalah bertumpuk. Saya ngomong apa adanya, beri saya waktu," ujarnya.


Acara pencanangan HUT DKI di Cakung memang tergolong murah meriah. Sekitar 3.000 warga, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, memenuhi lokasi acara yang terdiri dari area lomba, berbagai stan produk serta panggung utama tersebut. Peresmian pencanangan HUT DKI ditandai oleh bunyi ratusan kentongan yang dipukul pengunjung, yang dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta.

Setelah pencanangan dibuka, pengunjung pun diperbolehkan mendatangi stan dan melihat beragam lomba yang diadakan di sana. (C18-11)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X