Kompas.com - 02/06/2013, 14:53 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pihaknya sudah membuat tim khusus untuk segera menuntaskan kasus penembakan oleh orang tak dikenal yang menewaskan adik John Kei, yaitu Tito Kei, dan Ratim, di Bekasi, Jumat (31/5/2013).

Menurut Rikwanto, tim khusus itu beranggotakan sejumlah personel Polda Metro Jaya. Mereka diserahi tugas untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan Tito.

"Ya, Kapolda sudah memerintahkan untuk membentuk tim khusus dan kasusnya sudah ditangani oleh Polda," ujar Rikwanto, Minggu (2/6/2013).

Rikwanto menambahkan, tidak ada batas waktu bagi tim khusus ini untuk mengungkap kasus penembakan Tito. Tim ini akan bekerja 24 jam sehari sampai berhasil menangkap pelaku tersebut dan mengungkap motif penembakan.

"Tidak ada batasan waktu, tetapi kami diminta sesegera mungkin dapat mengungkap kasus ini. Hingga kini kami masih belum mengetahui apa motifnya," tutur Rikwanto.

Tito Kei tewas ditembak di bagian kepala, Jumat (31/5/2013) sekitar pukul 20.00 WIB. Penembakan terjadi di sebuah warung rokok yang berlokasi di Jalan Raya Titian Indah, RT 03 RW 11 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, tak jauh dari rumahnya. Selain Tito, pemilik warung bernama Ratim (70) juga tewas ditembak di bagian dada oleh pelaku.

Pelaku diduga beraksi menggunakan senjata jenis FN. Para saksi tak mengenali wajah pelaku karena pelaku mengenakan helm ketika melakukan aksinya. Untuk Ratim, ia diduga ditembak karena melihat wajah pelaku.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X