Kompas.com - 02/06/2013, 22:07 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

Setelah itu, perkara itu naik ke Pengadilan Tinggi (PT) dan PT membatalkan putusan PN dengan pertimbangan hukum kurang pihak karena media massa (Kompas dan Suara Pembaruan) tidak ikut digugat dalam gugatan. Namun, Sinar Mas Group kemudian mengajukan permohonan kasasi dan dikabulkan. Seng Seng pun tetap harus membayar ganti rugi Rp 1 miliar tunai ke Sinar Mas Group.

Perkembangan kasus perdata itu hingga kini dalam proses mediasi atas surat peringatan PN Jakarta Utara terhadap Seng Seng untuk membayar ganti rugi itu. Mediasi kedua pun akan berlangsung pada tanggal 10 Juni 2013 untuk mendengar jawaban dari pihak Sinar Mas Group.

Seng Seng berencana melakukan peninjauan kembali (PK) dan meminta eksekusi itu setelah putusan PK. Adapun untuk kasus pidananya, Seng Seng pada 2 Maret 2012 mengetahui kasasinya ditolak. Dia pun berencana mengajukan PK.

Sementara itu, Haris Azhar, Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), menilai Seng Seng adalah korban kriminalisasi. Dia juga menduga kasus ini merupakan pengalihan isu atas status tanah yang dipertanyakan Seng Seng kepada pihak PT Duta Pertiwi.

"Kriminalisasi ini adalah upaya rekayasa dan memperlemah daya kritik konsumen terhadap penjual ruko di ITC Mangga Dua yang patut diduga sebagai penipuan," kata Haris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.