Kompas.com - 03/06/2013, 12:23 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris DPRD DKI Mangara Pardede membenarkan rencana kunjungan balasan ke lima sister city di tiga negara. Namun, dia menampik kunjungan ke tiga kota sister city itu telah mencapai final dan anggaran sebesar Rp 1,812 milar telah dicairkan.

"Dalam hal ini (kunjungan kerja ke kota sister city) dari segi anggaran, belum satu rupiah pun yang dicairkan," ujar Mangara kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Senin (3/6/2013).

Belum dicairkannya anggaran kunjungan kerja ke lima kota di tiga negara senilai Rp 1,812 miliar itu, lanjut Mangara, terjadi karena administrasi belum mendapatkan perintah secara nyata oleh pimpinan DPRD DKI, dalam hal ini Ketua DPRD, untuk melakukan pencairan dana kunjungan itu. Mangara menjelaskan, DPRD DKI memilik utang kunjungan ke lima sister city.

Tahun 2012, DPRD DKI menerima anggota dewan dari tiga kota, yakni Seoul, Korea Selatan; Beijing, China; dan Houston, AS. DPRD DKI menganggarkan sebanyak Rp 700.000.000. Namun, kunjungan itu tidak terlaksana sehingga dana tak terserap. Sementara tahun 2013, DPRD DKI menerima anggota dewan dari dua kota, yakni Los Angeles dan New York, AS.

"Sampai detik ini, belum ada perintah pimpinan dewan secara konkret untuk kunjungan balasan ke lima kota," ujarnya.

Mangara menjelaskan, tidak ada masalah dengan kunjungan kerja tersebut. Pasalnya, kunjungan balasan tersebut merupakan tata pergaulan di antara anggota dewan kota-kota di dunia.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD DKI Jakarta akan melakukan kunjungan kerja ke lima sister city yang akan menghabiskan Rp 1.812.000.000. Mekanisme kunjungan, DPRD masih menunggu persetujuan dewan pimpinan, dan akan disusun mekanisme terperinci setelah dewan pimpinan menyetujui.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X