Kompas.com - 03/06/2013, 13:19 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya bersama Polres Bekasi Kota membentuk tim khusus menyelidiki kematian tokoh Maluku, Tito Refra Kei. Tim beranggotakan 50 orang itu akan bekerja melakukan penelusuran atas kasus penembakan yang menewaskan adik bungsu dari John Refra Kei itu.

"Kita membentuk tim khusus dengan jumlah 50 orang, dari Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kota, yang akan dipimpin Jatanras dan Resmob untuk melakukan penelusuran," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Senin (3/6/2013), di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, kepolisian telah melakukan pemeriksaan empat orang saksi. Para saksi yang diperiksa terdiri atas tiga rekan Tito Kei yang selamat dari aksi penembakan tersebut dan anak pemilik warung. "Dari keterangan saksi, belum didapatkan keterangan mengenai profil pelaku," ujar Rikwanto.

Tito Kei ditembak oleh orang tak di kenal di warung rokok dekat kediamannya di Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi, Jumat (31/5/2013) malam. Ratim (70), pemilik warung rokok, juga tewas dalam kejadian itu. Adapun tiga rekan Tito yang ada pada saat itu selamat.

Setelah menembak korban, pelaku melarikan diri. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah proyektil peluru dan sebuah selongsong dari senjata pelaku. Polisi masih menyelidiki siapa pelaku penembakan tersebut.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X