Kompas.com - 04/06/2013, 17:27 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menasionalisasi PT Paljaya sebagai perusahaan penyulingan air bersih menjadi bagian dari saham badan usaha milik daerah (BUMD).

"Tadi sudah saya sampaikan dan PT Palyja mau kami ambil," ujar Joko Widodo kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Selasa (4/6/2013) sore.

Mantan Wali Kota Surakarta itu mengakui bahwa keputusan membeli perusahaan yang sahamnya sebagian besar dimiliki PT Astratel, salah satu anak perusahaan raksasa milik Grup Astra, itu merupakan suatu keputusan yang sangat berani. Jokowi pun mengatakan, melihat permasalahan air bersih di DKI yang kian kritis, Pemprov DKI dirasa perlu untuk mengambil langkah tersebut.

"Supaya Jakarta bisa lebih leluasa mengelola air, betul-betul untuk rakyat, untuk masyarakat. Bukan orientasi pada keuntungan," ucap Jokowi.

Dalam waktu dekat, Pemprov DKI akan mulai menjajaki proses pengambilalihan itu. Jokowi pun optimis pihaknya dapat mengambil alih sekaligus mengelola perusahaan tersebut bagi masyarakat DKI Jakarta. Jika mentok, maka ia mengaku memiliki jurus kedua agar keinginannya bisa terlaksana.

"Kalau sudah menyangkut prinsip, saya tidak akan main-main," tutur Jokowi.

"Kalau enggak mau, baru jurus kedua keluar," tambah Jokowi merahasiakan jurus keduanya tersebut.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X