Peremajaan Kopaja Tanpa Bantuan Pemprov DKI

Kompas.com - 05/06/2013, 11:22 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Operasional Kopaja Nanang Basuki menyatakan, dana pengadaan unit-unit kopaja AC murni dari pihak Kopaja. Pemprov DKI Jakarta tidak memberi subsidi.

"Kita mandiri tanpa subsidi tanpa hibah dari pemprov," kata Nanang di Terminal Ragunan pada Rabu (5/6/2013).

Hingga Mei 2013, kata Nanang, Kopaja telah meremajakan sekitar 77 unit kopaja di tiga rute, yaitu 20 unit untuk rute S-13 (Ragunan-Grogol), 30 unit P-20 (Lebak Bulus-Senen), dan 17 unit untuk rute S-602 (Ragunan-Tugu Monas).

"Satu busnya seharga Rp 460 Juta. Untuk pendanaan pinjaman dari BNI," jelas Nanang.

Saat ini, jumlah total kopaja reguler yang belum mengalami perbaikan di seluruh Jakarta Raya ada sekitar 1.479 unit. Nanang berharap, untuk mempercepat proses peremajaan bus, Pemprov DKI Jakarta dapat memberikan dana subsidi untuk pihak Kopaja.

"Sudah ada pembicaraan (dengan pemrov) hanya beberapa kali tapi memang sejauh ini untuk subsidi memang belum ada," ujar Nanang.

Hari ini, Kopaja meluncurkan Kopaja AC S-602 untuk rute Ragunan-Tugu Monas. Adapun sebelumnya pada Januari 2013 yang lalu, Kopaja AC S-13 (Ragunan-Grogol) dan P-20 (Lebak Bulus-Senen) telah lebih dulu diluncurkan.

Seperti dua rute sebelumnya, tiket Kopaja AC 602 juga dijual seharga Rp 5.000. Tiket dapat dibeli di halte transjakarta. Jika telah membeli tiket kopaja AC, maka kita juga dapat menggunakannya untuk naik bus transjakarta.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Megapolitan
PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X