Kompas.com - 05/06/2013, 14:33 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Perhubungan DKI Jakarta tertantang untuk membuat warga Jakarta yang selama ini menggunakan mobil pribadi agar mau pindah ke lain hati, yakni pindah menggunakan transportasi massal.

"Tantangan bagi kita untuk mengurangi mobil. Berkurangnya mobil bukan berarti naik motor, melainkan naiklah angkutan umum," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Terminal Ragunan, Rabu (5/6/2013).

Untuk itu, Pemprov DKI juga berencana untuk menambah 450 bus transjakarta baru, yang kemudian pelayanannya akan ditingkatkan dengan penambahan kopaja AC.

"Kopaja AC sebagai feeder dari transjakarta sehingga kopaja berangkat dari permukiman, kemudian nanti dengan satu tarif, yaitu Rp 5.000, bisa melanjutkan pindah naik transjakarta," ungkap Udar.

Pada Agustus 2013, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan membuat badan usaha milik daerah (BUMD) untuk mengurus angkutan umum, terutama difokuskan bagi yang belum memiliki kepengurusan baik, salah satunya Metromini.

"Metromini ini kita inginkan masalah manajemennya bisa tuntas. Kopaja bisa berkembang, kenapa Metromini tidak bisa? Kenapa? Untuk itu, kita akan membangun BUMD untuk menampung operator yang tidak mampu mengubah diri," kata Udar.

Menurut Udar, peleburan sejumlah operator dalam satu BUMD nantinya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum di Jakarta demi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya kendaraan roda empat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.