2 Pencuri Motor Diringkus di Grogol

Kompas.com - 06/06/2013, 00:32 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Kepolisian Daerah Metro Jaya membekuk dua pencuri sepeda motor bersenjata api di depan Pasar Inpres, Grogol, Jakarta Barat, belum lama ini. Kedua pelaku berinisial A alias Al (30) dan AS alias AH (25).

Menurut Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto, keduanya merupakan spesialis pencuri motor yang terparkir di jalan atau halaman rumah, yang tak segan-segan melukai korbannya.

"Keduanya belum lama mencuri sepeda motor di daerah Tangerang. Mereka spesialis pencuri motor yang diparkir di jalan atau di depan rumah," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/6/2013).

Dari tangan kedua tersangka yang mengaku bekerja sebagai petani di Lampung Timur itu, menurut Rikwanto, polisi menyita satu buah pistol rakitan berikut empat butir peluru.

"Selain itu ada satu buah pisau berbentuk senjata, satu buah kunci letter T, dua buah gunting, dan satu unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih silver hasil kejahatan," ungkapnya.

Rikwanto menyampaikan, dalam menjalankan aksinya, pelaku hanya perlu waktu sekitar satu hingga dua menit untuk mengambil sebuah motor. "Dalam waktu satu dua menit mereka sudah bisa mengambil sepeda motor yang dicuri."

Ia melanjutkan, penyidik saat ini masih melakukan pengembangan terkait jaringan atau kelompok para tersangka dan sudah berapa lama mereka menjalankan aksi pencurian.

"Kami masih mengembangkan, ada berapa TKP dan sudah berapa lama mereka melakukan kejahatan. Ada satu tersangka lagi yang masih dalam pencarian berinisial HS. Ia berperan menyiapkan senjata api para pelaku," jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika menuturkan, pihaknya menduga para tersangka merupakan bagian dari kelompok pencuri yang kerap melakukan aksi kejahatan di sejumlah daerah di Jakarta dan sekitarnya.

"Terhadap kelompok ini, kami masih mendalami beberapa kejadian kejahatan pencurian roda dua disertai kekerasan pada waktu lalu. Dalam aksinya, mereka membawa senjata api dan tak segan-segan melukai korbannya. Kami menduga, beberapa kejahatan di Jakarta Timur dan tempat lainnya juga dilakukan kelompok ini," ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Megapolitan
Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Megapolitan
Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Megapolitan
Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Megapolitan
Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Megapolitan
Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang hingga 19 Desember, Wali Kota Airin Sebut Tak Ada Perubahan Aturan

PSBB Tangsel Diperpanjang hingga 19 Desember, Wali Kota Airin Sebut Tak Ada Perubahan Aturan

Megapolitan
Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Megapolitan
Antisipasi Musim Hujan, Satpol PP Turunkan 470 Spanduk dan Baliho Liar

Antisipasi Musim Hujan, Satpol PP Turunkan 470 Spanduk dan Baliho Liar

Megapolitan
Ledakan akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Dapur hingga Rumah Tetangga Ikut Rusak

Ledakan akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Dapur hingga Rumah Tetangga Ikut Rusak

Megapolitan
RSUI Depok Hampir Penuh meski Sudah Tambah Kapasitas, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan

RSUI Depok Hampir Penuh meski Sudah Tambah Kapasitas, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan

Megapolitan
Mulai 5 Desember, 4 Stasiun Ini Hanya Layani Transaksi KMT dan Kartu Uang Elektronik Setiap Hari

Mulai 5 Desember, 4 Stasiun Ini Hanya Layani Transaksi KMT dan Kartu Uang Elektronik Setiap Hari

Megapolitan
Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Riza Patria: Kami Prihatin

Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Riza Patria: Kami Prihatin

Megapolitan
Rute LRT Strategis Diserahkan ke Swasta, F-PDIP: Anies Kerja untuk Pemprov atau Swasta?

Rute LRT Strategis Diserahkan ke Swasta, F-PDIP: Anies Kerja untuk Pemprov atau Swasta?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X