DPRD DKI: Dana Rp 87 Juta untuk Naskah Pidato Salah Ketik

Kompas.com - 06/06/2013, 08:38 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede membantah menghambur-hamburkan anggaran pada rapat paripurna HUT ke-486 DKI. Menurutnya, anggaran sebesar Rp 1.331.095.000 tidak dihabiskan seluruhnya. Sementara soal dana Rp 87.100.000 untuk penyusunan naskah pidato pimpinan DPRD DKI dalam acara HUT DKI, Mangara menyebut ada kesalahan penulisan anggaran.

"Anggaran Rp 1,3 sekian miliar benar, termasuk penyusunan naskah pidato Rp 87 sekian juta. Itu salah. Yang benar penyusunan naskah pidato pimpinan DPDR satu tahun anggaran, jadi mulai bulan Januari sampai Desember," ujar Mangara saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.

Mangara mengungkapkan, anggaran penyusunan naskah itu pun tidak terpakai seluruhnya. Hingga perayaan HUT DKI pada 22 Juni 2013 mendatang, anggaran yang terserap diprediksi sebesar Rp 40.540.000. Menurutnya, dengan intensitas rapat yang padat, anggaran itu dianggap relevan.

"Kemarin ini kan ada anggota Dewan dari Los Angeles datang, pimpinan kasih sambutan. Selain itu, rapat-rapat paripurna pun sering, jadi dana itu masih kecillah, masih wajar," ujar Mangara.

Untuk pos anggaran lainnya, yaitu pelaksanaan rapat paripurna istimewa HUT ke-486 DKI, DPRD DKI menganggarkan dana sebesar Rp 782.295.000. Mangara membenarkan angka tersebut. Namun, ia menampik dana tersebut akan digunakan seluruhnya.

Menurutnya, di pos dana ini, pihaknya telah berhemat dengan memotong sejumlah anggaran yang tak efektif dan efisien. Mangara memberikan contoh, pada pelaksanaan rapat paripurna istimewa HUT DKI tahun 2012 lalu, DPRD mengundang artis papan atas Rossa dan Afgan dengan anggaran Rp 140.000.000.

Pada tahun 2013 ini, DPRD DKI tak menganggarkan itu. Mereka hanya mengundang paduan suara dari Universitas Indonesia (UI) dengan harga yang jauh lebih rendah dari anggaran sebelumnya.

"Sehingga dari pos anggaran Rp 782.295.000 hanya kita pakai Rp 245.400.000. Masih ada sisa Rp 536.895.000," jelas Mangara.

Demikian juga pada pos anggaran pendukung rapat paripurna istimewa HUT ke-486 DKI yang dianggarkan sebesar Rp 461.700.000. Menurut Mangara, pihaknya sebisa mungkin menekan budget dengan membuang anggaran yang tidak efisien. Salah satunya pada anggaran sebesar Rp 28.000.000 untuk makan anggota DPRD.

"Menjelang rapat paripurna kan kita rapat-rapat pimpinan dan rapat kecil. Dianggarkan untuk makan Rp 22,8 juta. Tapi kita usaha, rapat jangan di jam makan sehingga sampai sekarang dana itu belum terpakai," ujarnya.

Dengan demikian, anggaran pendukung rapat paripurna HUT DKI Rp 461.700.000, terpakai Rp 320.610.000 dan sisa Rp 141.690.000. Berdasarkan klarifikasi tiga pos tersebut, dari total anggaran Rp 1.331.095.000 untuk rapat paripurna HUT ke-486 DKI, DPRD DKI Jakarta hanya akan menggunakan Rp 605.950.000 sehingga ada dana tersisa Rp 725.145.000. Dana yang tersisa itu, kata Mangara, masuk ke kas negara.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Banyak Pedemo, Dua Pintu Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup

    Banyak Pedemo, Dua Pintu Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup

    Megapolitan
    Kantor Imigrasi Tangerang Pindahkan Unit Layanan Paspor Wilayah Tangsel ke WTC Serpong

    Kantor Imigrasi Tangerang Pindahkan Unit Layanan Paspor Wilayah Tangsel ke WTC Serpong

    Megapolitan
    Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

    Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

    Megapolitan
    33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

    33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

    Megapolitan
    Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

    Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

    Megapolitan
    Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

    Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

    Megapolitan
    PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

    PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

    Megapolitan
    Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

    Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

    Megapolitan
    BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

    BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

    Megapolitan
    Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

    Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

    Megapolitan
    Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

    Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

    Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

    Megapolitan
    Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

    Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

    Megapolitan
    Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

    Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

    Megapolitan
    Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

    Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X