Kompas.com - 06/06/2013, 21:45 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Seseorang yang mengaku aparat keamanan sempat mengunjungi rumah di Perumahan Daan Mogot Baru, Blok JA, Nomor 33, Kalideres, Jakarta Barat, yang pada Kamis (6/6/2013) digerebek polisi karena diduga menjadi gudang narkoba.

Menurut kepala keamanan perumahan itu, Jamal, orang itu datang mengendarai mobil Fortuner pada Senin (3/6/2013). Menurut Jamal, dirinya tak meminta identitas orang itu karena orang itu mengaku aparat.

"Sopir mobil Fortuner itu bilang, dia mau ke rumah ini. Tapi kepentingannya apa, dia nggak bilang," ujar Jamal, Kamis (6/6/2013).

"Prosedur di sini memang semua tamu harus tinggalkan KTP. Tapi, pas kemarin itu kita nggak minta karena dia ngaku aparat. Pelat mobilnya juga nggak seperti pelat pada umumnya, makanya kita izinkan," lanjutnya.

Menambahkan keterangan Jamal, Ketua RT 06 RW 17 Kalideres, Hanson, mengatakan, orang bermobil Fortuner itu datang pada pukul 18.00 dan pergi pada 22.00 WIB.

Berkaitan dengan penggerebekan tersebut, polisi menemukan 162.500 butir ekstasi di rumah tersebut. Polisi juga menahan tiga orang, yang semuanya warga negara asing, yaitu Azmee bin Johari (Malaysia), Mohammed Sollehudin bin Anuar (Malaysia), dan Ong Beng Song alias Edy Sudi (Singapura).

Ketiga orang asing itu telah dibawa ke Direktorat IV Mabes Polri untuk diinterogasi. Pemilik rumah yang juga warga negara asing masih buron.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.