Kompas.com - 06/06/2013, 22:01 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada ratusan stan kuliner di Pekan Raya Jakarta (PRJ), tetapi hanya satu stan yang menyediakan kuliner khas betawi, antara lain kerak telor, soto tangkar, laksa, nasi ulam, dan bir pletok.

Stan berukuran 3 x 4 meter itu juga didesain dengan gaya rumah adat Betawi. Dua ondel-ondel dipasang di kiri kanan pintu masuk.

Kami di sini tidak hanya semata-mata mencari untung, tetapi juga untuk memperkenalkan budaya," ujar pengelola stan, Yeti Adriati.

Yeti pun berharap, pada masa mendatang, PRJ bisa menjadi ajang mengangkat budaya Betawi, tidak seperti sekarang ini.

"Kami sih ingin budaya lebih dikembangkan," aku Yeti.

Ketika ditanya soal rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memindahkan PRJ dari Kemayoran ke pelataran Monumen Nasional (Monas), Yeti mengaku tak setuju. Menurutnya, akan timbul kemacetan dan keruwetan jika PRJ digelar di pelataran Monas karena areanya tak seluas Kemayoran.

"Kalau di Kemayoran kan lahannya luas, jadi bisa diatur," jelas Yeti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.