Soal Sampah, Jokowi-Slank Siap Kerja Sama

Kompas.com - 07/06/2013, 17:55 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan ia dan grup musik Slank berencana bekerja sama untuk mengajak masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Hal ini disampaikan Jokowi, usai pertemuannya dengan Slank, di markas grup musik itu, Gang Potlot III, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2013) siang.

"Kita (Jokowi dan Slank) bisik-bisik tadi mau bareng-bareng bikin kampanye buang sampah pada tempatnya. Tadi baru disampaikan," ujar Jokowi.

 Jokowi menjelaskan, Jakarta punya masalah serius soal sampah sehingga Pemerintah DKI Jakarta perlu memikirkan bentuk kampanye kebersihan yang inovatif dan interaktif sehingga bisa lebih mengenai ke masyarakat. Menurutnya, itulah yang membuatnya berpikir mengajak Slank bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi masalah sampah.

"Jakarta, problem sampahnya paling berat. Satu hari ada 2.000 ton sampah masuk ke kali. Kalau nggak disampaikan dengan cara kekinian, ya susah," ujar Jokowi.


Slank sendiri mengapresiasi gagasan Jokowi dan mengimbau para penggemar Slank atau biasa disebut Slankers membuang sampah pada tempatnya.

"Tahu sendiri kan konser musik, tiap selesai konser pasti menyisakan sampah. Paling nggak buat Slankers dulu deh, jangan buang sampah sembarangan," ujar Abdi.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    RH Disebut Sering Aniaya hingga Racuni Kucing-kucing di Bekasi

    RH Disebut Sering Aniaya hingga Racuni Kucing-kucing di Bekasi

    Megapolitan
    Batan: Paparan Radiasi Nuklir di Batan Indah Telah Turun 90 Persen

    Batan: Paparan Radiasi Nuklir di Batan Indah Telah Turun 90 Persen

    Megapolitan
    Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

    Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

    Megapolitan
    Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

    Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

    Megapolitan
    Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

    Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

    Megapolitan
    Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

    Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

    Megapolitan
    Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

    Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

    Megapolitan
    Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

    Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

    Megapolitan
    Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

    Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

    Megapolitan
    DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

    DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

    Megapolitan
    Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

    Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

    Megapolitan
    Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

    Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

    Megapolitan
    Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

    Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

    Megapolitan
    Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

    Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

    Megapolitan
    Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

    Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X