Kompas.com - 08/06/2013, 01:29 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengimbau pengelola mal yang alam Festival Jakarta Great Sale untuk melakukan mengurangi penggunaan tas belanja plastik selama Juni 2013, sebagai bentuk dukungan terhadap program Satu Bulan Tanpa Kantong Plastik, yang digagas Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik.

CEO Senayan City, Handaka Santosa, mengatakan, pihaknya sudah menyurati para pemilik toko sesuai dengan surat edaran dari Pemda DKI terkait program kebijakan tersebut. Menurutnya, para pemilik toko menyambut positif gerakan diet tas plastik, meski tidak semua bisa langsung mengganti tas belanja plastik dengan tas belanja berbahan ramah lingkungan.

"Apa yang kami lakukan adalah dengan memberikan surat kepada pemilik toko. Kami sebagai pengelola gedung membantu Pemda DKI. Tentunya kita amati dan monitor, karena kita hanya manajemen pengelolaan," kata Handaka, kepada Kompas.com, Jumat (7/6/2013).

Handaka juga menganjurkan masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dengan membawa tas belanja sendiri.

Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik dibentuk pada 2013 oleh sejumlah komunitas, organisasi, maupun individu yang aktif bergerak di bidang penyelamatan lingkungan seperti Change.org, Ciliwung Institute, Earth Hour Indonesia, Greeneration Indonesia, LeafPlus, Plastik Detox, Si Dalang ID, dan The Body Shop Indonesia.

Dengan program itu, masyarakat diharapkan semakin sadar lingkungan, mengingat kantong plastik adalah barang sekali pakai. Padahal, alam butuh waktu ratusan tahun untuk mengurainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.