Kompas.com - 08/06/2013, 21:51 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.COM -  Calon siswa baru tahun ini harus menghadapi sistem pendaftaran baru. Mulai tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memadukan sistem online (dalam jaringan) dengan sistem zonasi.

Sistem ini diterapkan untuk membuka kesempatan siswa di sekitar sekolah dan mengurangi dampak kemacetan lalu lintas. Di awal penerapan sistem ini, Dinas Pendidikan membuka kuota 45 persen siswa yang mendaftar melalui sistem zonasi.

"Kami juga ingin mendisiplinkan sisi kependudukan. Diharapkan calon siswa bisa masuk ke sekolah terdekat dengan tempat tinggalnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto, Sabtu (8/6) di Balaikota Jakarta.

Sistem zonasi diberlakukan di tingkat kelurahan di tingkat sekolah dasar (SD), wilayah kecamatan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP), dan gabungan beberapa kecamatan untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA). Pendaftaran calon siswa baru yang masuk melalui sistem zonasi dibuka mulai 6 Juli 2013.

Rangkaian pendaftaran sistem zonasi ini dimulai dengan pendaftaran online (dalam jaringan) 6 sampai 9 Juli dan pengumuman pada 10 Juli. "Tahun ini merupakan tahun pertama perpaduan sistem online dan sistem zonasi," kata Taufik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X