Ekstasi Mengandung Racun Serangga

Kompas.com - 10/06/2013, 02:21 WIB
Editor

”Ak dan Am masih buron. Degong dan Cung Ay mengaku tidak tahu rumah keduanya. Sebab, Ak dan Am yang mendatangi rumah tersangka,” katanya.

Polisi mencium keberadaan Degong dan Cung Ay setelah pada April lalu mendapat informasi dari masyarakat tentang aktivitas keduanya sebagai penjual ekstasi.

Setelah itu, polisi mengintai dan memasang perangkap. Polisi berpura-pura membeli ekstasi dan akhirnya diketahui bahwa kedua tersangka menjadikan rumahnya sebagai tempat membuat ekstasi.

”Para tersangka menggunakan bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan manusia karena itu keduanya dikenai Pasal 197 Subsider Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 55 Ayat 1 Nomor 1 dan Pasal 56 Ayat 1 Nomor 1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar,” kata Parulian Sinaga.

Pistol ilegal

Selain menangkap pembuat ekstasi, polisi juga menangkap WW (23) di halaman parkir sebuah plaza di Karet Pedurenan, Setibudi, Jakarta Selatan. Dari warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat, itu disita sabu seberat 320 gram dan ekstasi sebanyak 56 butir.

Menurut Sinaga, pemuda kelahiran Banda Aceh itu terdeteksi sebagai pengedar narkoba pada awal Mei. Saat itu, tersangka masih tinggal di kos-kosan di Kebon Jeruk. Setelah diintai sekian lama, pekan lalu, dia ditangkap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Saat ditangkap di parkiran, narkoba tidak ada padanya. Dari penggeledahan malah ditemukan sebuah pistol pabrikan merek Sig Sauer P26 buatan Jerman dengan magasinnya berisi sembilan peluru,” ujarnya.

Pistol itu tidak dilengkapi dokumen sah kepemilikan atau izin penggunaannya.

Dari penggeledahan di kamar kos, polisi baru menemukan sabu dan ekstasi yang nilai jualnya sekitar Rp 500 juta. Dua orang yang memasok narkoba kepada WW hingga kini masih buron.(RTS)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.