Kompas.com - 10/06/2013, 10:01 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI Jakarta diprediksi meningkat sekitar Rp 2 triliun dari Rp 49 triliun menjadi Rp 52 triliun. Anggaran itu kini tengah digodok untuk disahkan pada Agustus atau September 2013 mendatang.

"Ada penambahan, ada sekitar Rp 52 triliun-an," ujar Endang Widjajanti, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2013).

Endang menjelaskan, jumlah Rp 2 triliun tersebut paling besar didapat dari pos pajak daerah serta bagi hasil. Khusus bagi hasil, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan tambahan sekitar Rp 700 miliar. Meski demikian, jumlah tersebut masih butuh verifikasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Meski demikian, Endang belum bisa memastikan hendak dialokasikan ke mana tambahan Rp 2 triliun tersebut. "Belum, kita masih mendengar dari tiap unit untuk tambah anggaran," ucapnya.

Untuk diketahui, APBD Tahun 2013 DKI Jakarta sebesar Rp 49,9 triliun. Namun, anggaran bisa berubah sesuai dengan RAPBD-P yang akan dilaksanakan pada Agustus atau September 2013.

Sebelumnya, dengan anggaran Rp 49,9 triliun, diperoleh dari pendapatan daerah mencapai Rp 41,5 triliun dan belanja daerah Rp 45,5 triliun. Dengan defisit Rp 4 triliun, maka dialokasikan pembiayaan daerah sebesar Rp 4 triliun yang berasal dari pemerintah pusat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X