"Kirain Ada Kecelakaan, Ternyata Jokowi Beli Kerak Telor"

Kompas.com - 10/06/2013, 17:16 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengendara yang melintas di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, heboh akibat kerumunan di salah satu tepi jalannya. Rupanya, ada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sedang membeli kerak telor di tepi jalan tersebut.

"Gua kira ada kecelakaan, ternyata Jokowi," ujar salah seorang pria pengendara bermotor, Senin (10/6/2013).

Pantauan Kompas.com, semula tidak ada yang memperhatikan bahwa yang membeli kerak telor itu adalah Jokowi. Namun, beberapa pengendara motor menepi dan menyalami Jokowi. Melihat itu, pengendara motor lainnya ikut menepi dan menyebabkan kerumunan di tepi jalan tersebut.

Mantan Wali Kota Surakarta itu membeli delapan bungkus kerak telor ke dua orang pedagang. Masing-masing diberi uang Rp 100.000. Tak hanya itu, Jokowi memberikan celemek kepada belasan pedagang kerak telor di sepanjang jalan akses masuk PRJ.


Gerak-gerik Jokowi tersebut tidak lepas dari sorot kamera ponsel para pengendara motor. Akibatnya, kemacetan mengular dengan panjang sekitar 100 meter pun tak dapat terhindarkan.

"Ini telornya bebek atau ayam," tanya Jokowi kepada Sobari (56), pedagang kerak telor.

"Bebek, Pak," jawab Sobari sambil semangat mengipas kerak telor yang hampir matang itu.

Setelah matang, Jokowi pun membagi-bagikan kerak telor tersebut kepada wartawan atau pun pengendara setempat. Dengan lahap, kerak telor pemberian Gubernur DKI Jakarta itu langsung habis. Sementara Jokowi pun pergi melanjutkan perjalanannya.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

    Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

    Megapolitan
    Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

    Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

    Megapolitan
    Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

    Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

    Megapolitan
    Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

    Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

    Megapolitan
    Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

    Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

    Megapolitan
    Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

    Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

    Megapolitan
    Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

    Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

    Megapolitan
    DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

    DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

    Megapolitan
    Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

    Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

    Megapolitan
    Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

    Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

    Megapolitan
    Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

    Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

    Megapolitan
    Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

    Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

    Megapolitan
    Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

    Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

    Megapolitan
    Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

    Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

    Megapolitan
    Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

    Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X