Jokowi Mutasi Kadisnakertrans Urusi Perempuan dan KB

Kompas.com - 11/06/2013, 13:21 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu pejabat eselon II yang akan dimutasi oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Deded Sukendar. Deded pun membenarkan hal tersebut.

"Iya, saya di-rolling menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB) DKI," kata Deded, di Balaikota Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Menurut Deded, dalam sebuah organisasi, wajar jika ada perputaran. Apalagi, dia telah menjabat lima tahun menjabat sebagai Kadisnakertrans DKI. Selain itu, menurutnya, sewajarnya memang tidak ada perpanjangan di suatu tempat yang lebih dari lima tahun.

Deded yang memiliki latar belakang hukum siap menjalankan perintah Gubernur untuk ditempatkan sebagai Kepala BPMPKB menggantikan Asep Syarifudin yang kini menjabat sebagai Bupati Kepulauan Seribu.

"Kalau saya sih prinsipnya searah dengan Pak Gubernur, apalagi latar belakang saya hukum. Jadi, ditempatkan di manapun saya siap," kata Deded.

Menurut Deded, Kadisnakertrans DKI akan dijabat oleh Priyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans DKI.

Selain Deded, ada enam pejabat eselon II lainnya yang akan dilantik Jokowi siang ini, salah satunya adalah Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DKI.

Baca tentang
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

    BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

    Megapolitan
    Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

    Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

    Megapolitan
    KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

    KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

    Megapolitan
    Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

    Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

    Megapolitan
    BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

    BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

    Megapolitan
    Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

    Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

    Megapolitan
    Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

    Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

    Megapolitan
    Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

    Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

    Megapolitan
    Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

    Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

    Megapolitan
    Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

    Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

    Megapolitan
    Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

    Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

    Megapolitan
    Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

    Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

    Megapolitan
    Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

    Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

    Megapolitan
    Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

    Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

    Megapolitan
    Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

    Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X