Kompas.com - 12/06/2013, 11:30 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Hastuti Singgih (62), wanita paruh baya yang menjadi otak perdagangan bayi skala internasional yang dibekuk Polrestro Jakarta Barat pada pekan lalu, telah menjalani sidang perdananya. Hastuti bersama enam kroninya yang lain didakwa hukuman penjara selama 15 tahun.

"Sidang perdananya sudah Rabu (5/6) minggu lalu. Bu Hastuti kena ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara karena melanggar Pasal 83 Undang-Undang Perlindungan Anak," kata kata pengacara Hastuti, Ferry Amahorseya, Rabu (12/6/2013) pagi.

Seperti yang pernah diberitakan pada awal Februari silam, Polrestro Jakarta Barat membongkar sindikat perdagangan bayi yang diotaki seorang bidan bernama Hastuti Singgih. Dalam aksinya, Hastuti dibantu oleh enam wanita lain yang bertugas sebagai dukun beranak dan "agen" pencari ibu-ibu hamil dari kalangan tidak mampu.

Enam terdakwa lain selain Hastuti adalah P (48), A (52), R (51), M (57), E (40), dan LS (35). Ferry mengatakan, Rabu siang ini, ia akan mengajukan eksepsi.

"Ada ketimpangan antara dakwaan dan hasil penyidikan. Nanti pukul 13.30 saya sampai di Pengadilan Negeri Jakarta Barat," kata Ferry.

Hastuti ditangkap Polres Jakarta Barat bersama enam lainnya pada awal Januari 2013. Mereka menjual bayi dengan harga Rp 50 juta-Rp 80 juta per anak untuk luar pulau sampai ke luar negeri. Sindikat ini sudah berpraktik sejak tahun 1992.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.