Pasar Tradisional Kok Tak Diberi Kampanye Kantong Daur Ulang?

Kompas.com - 12/06/2013, 13:19 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Surat Edaran (SE) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2013 tentang Penggunaan Kantung Daur Ulang di pusat perbelanjaan diapresiasi positif pengelola pusat perbelanjaan. Di sisi lain, mereka meminta kebijakan yang sama diterapkan di pasar tradisional.

"Kami menyarankan, kenapa cuma kami? Padahal Yang perlu dididik itu sebenarnya pasar-pasar tradisional," ujar Handaka, CEO Kuningan Mal, saat dihubungi wartawan, Rabu (12/6/2013).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mengetahui peta penggunaan plastik di kota besar seperti Jakarta. Jauh-jauh hari, kata dia, pihaknya telah melakukan imbauan kepada sejumlah pengelola toko untuk menggunakan tas daur ulang sebagai pembungkus barang.

Handaka mencontohkan, salah satu pengelola toko yaitu Metro Departement Store, telah mengganti kantong plastik dengan kantong plastik yang bisa didaur ulang. Oleh sebab itu, kata Handaka, akan lebih efektif jika kampanye gerakan penggunaan plastik daur ulang itu juga dilakukan pada pasar tradisional di DKI Jakarta.


"Kalau kita lihat, orang beli bawang di pasar kan plastiknya langsung dibuang. Beda sama orang belanja di mal, misalnya Metro, itu kan bagus kantongnya, jadi bisa dipakai lagi," tuturnya.

Handaka mengaku mendukung penuh kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut. Hal itu terbukti dari Surat Edaran, yang ketika sampai ke pihaknya pada 3 Juni 2013 lalu, langsung diberikan ke pengelola toko yang menyewa tempat di pusat perbelanjaannya. Handaka juga mengklaim surat edaran tersebut telah dijalankan oleh beberapa pengelola toko.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan surat edaran ke setiap mal di Ibu Kota. Surat edaran itu meminta tiap pengelola mal mengganti plastik pembungkus barang dengan tas daur ulang demi lingkungan.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

    Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

    Megapolitan
    Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

    Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

    Megapolitan
    Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

    Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

    Megapolitan
    Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

    Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

    Megapolitan
    Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

    Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

    Megapolitan
    Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

    Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

    Megapolitan
    Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

    Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

    Megapolitan
    Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

    Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

    Megapolitan
    Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

    Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

    Megapolitan
    Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

    Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

    Megapolitan
    Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

    Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

    Megapolitan
    Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

    Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

    Megapolitan
    Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

    Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

    Megapolitan
    35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

    35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

    Megapolitan
    Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

    Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X