Basuki: Penggabungan Sekolah Swasta Diusulkan di APBD Perubahan

Kompas.com - 12/06/2013, 21:33 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggabungkan sekolah-sekolah swasta yang hampir bangkrut untuk dijadikan sekolah negeri. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, program tersebut akan diusulkan dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2013.

"Ada sekolah swasta yang menawarkan ke kami secara lisan melalui surat. Semuanya mesti dimasukkan ke ABT," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Basuki meminta Dinas Pendidikan DKI untuk membentuk sebuah tim khusus untuk meninjau secara langsung permasalahan tersebut. Basuki mengatakan, ada sekolah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang nantinya akan dialihkan menjadi sekolah negeri. Namun, pria yang akrab disapa Ahok itu enggan menyebutkan yayasan maupun nama sekolah yang akan dibeli pemerintah tersebut.

"Sekolahnya, dua-duanya SMA. Mereka melepas ke kita untuk kita perkuat. Nanti biar Dinas Pendidikan yang urus," kata Basuki.

Sekolah tersebut akan dibeli sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP) tanah dan bangunan sekolah. Kedua SMA swasta yang akan dibeli itu hanya memiliki luas tanah sebesar 2.500 meter persegi. Oleh karena itu, mereka menawarkan diri untuk dikelola oleh Pemprov DKI.

Pembahasan APBD-P biasanya dimulai Juni atau Juli, kemudian disahkan sekitar bulan Agustus atau September. Pemprov DKI merencanakan penambahan sekitar Rp 2 triliun dari anggaran Rp 49,9 triliun menjadi Rp 52 triliun.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

    Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

    Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

    Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

    Megapolitan
    Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

    Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

    Megapolitan
    Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

    Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

    Megapolitan
    Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

    Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

    Megapolitan
    Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

    Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

    Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

    Megapolitan
    Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

    Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

    Megapolitan
    Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

    Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

    Megapolitan
    Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

    Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

    Megapolitan
    Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

    Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

    Megapolitan
    Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

    Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

    Megapolitan
    Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

    Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

    Megapolitan
    Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

    Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X