Tergiur BlackBerry dan iPhone, Penjual Pecel Lele Paksa Anaknya Mencuri

Kompas.com - 13/06/2013, 09:15 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — HI (34), seorang pedagang pecel lele, diciduk polisi karena memaksa anaknya, MN (13), melakukan pencurian di rumah EP (22), Rabu (12/6/2013). Padahal, EP merupakan pelanggan HI.

Kapolsek Metro Pasar Minggu Komisaris Adri Desas Furyanto mengatakan, HI biasa berdagang di depan kampus pascasarjana IPDN di Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. "Korban tinggal tidak jauh dari tempat tersangka berjualan," kata Adri melalui pesan singkatnya, Rabu malam.

Menurut Adri, kejadian ini berawal pada Jumat (7/6/2013) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, EP memesan pecel lele dari warung HI. EP meminta HI untuk mengantarkan pesanannya ke rumah. Saat itu, HI melihat ada dua telepon seluler milik EP tergeletak di atas meja. Dari situ muncul niat HI untuk mencuri di rumah EP.

Jelang tengah malam, jelas Adri, HI datang ke rumah EP dengan mengajak anaknya, MN. "Anaknya dalam keadaan tertekan dan takut karena diancam tersangka. Kemudian, mereka mencongkel jendela dan mengambil barang milik korban yang saat itu sudah tidur," jelas Adri.

Selama beberapa hari polisi melakukan penyelidikan, hasil penyelidikan mengerucut ke HI, pedagang pecel lele yang biasa datang ke rumah EP. Saat dilakukan pengamatan di rumah HI, ditemukan barang milik EP. Dari situ polisi langsung melakukan penangkapan.

"Anak tersangka saat ini sebatas saksi," ucap Adri.

Barang bukti yang disita oleh polisi yaitu satu unit BlackBerry serta satu unit iPhone. Total nilai material barang yang dicuri seluruhnya Rp 7 juta. Polisi juga mengamankan sebuah obeng yang digunakan untuk mencongkel jendela rumah EP.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X