Ada Pembangunan Hotel di Pinggiran Jalan Arjuna

Kompas.com - 13/06/2013, 14:51 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalan Arjuna Selatan dan Utara, Jakarta Barat, dipastikan Pemprov DKI Jakarta akan dilebarkan 18 meter. Namun, di pinggiran Jalan Arjuna saat ini sedang dibangun sebuah hotel yang hampir selesai.

Hotel ini tak jauh dari Mal Taman Anggrek. Jarak dari pinggir Jalan Arjuna hingga bangunan hotel diperkirakan 6-8 meter. Jika terkena pelebaran jalan, maka ada kemungkinan akan mengenai bangunan tersebut.

"Di situ baru dibangun hotel. Hotelnya juga harus dipotong. Di situ dipotong maka akan bagus karena ikut lebar jalannya, tapi kalau enggak dipotong percuma, pasti akan 'leher botol' (penyempitan jalan). Di sini lebar, di sana sempit," kata Yu Shiau Jian (56), salah seorang pelaku usaha di Jalan Arjuna, Kamis (13/6/2013).

Menurut Yu, rencana pelebaran hingga 18 meter tidak rasional. Jika sampai dilakukan, kata dia, maka nantinya akan ada rumah warga yang pintu rumahnya hanya berjarak beberapa sentimeter dari jalan raya.

"Lahan yang sekarang 6 sampai 8 meter. Kalau dilebarin, lahan terambil 10 meter. Terlalu banyak yang kehilangan lahan parkir, bahkan nanti ada beberapa rumah yang jalannya nanti pas depan pintu rumah mereka, kan kasihan," tuturnya.

Pengamatan Kompas.com di Jalan Arjuna, yang terletak tepat di samping Tol Kebon Jeruk itu, banyak lahan kediaman, tempat usaha, bahkan perkantoran yang terancam terkena pelebaran jalan. Di sejumlah titik terdapat sejumlah bangunan yang hanya sekitar 5 meter dari jalan.

Sebelumnya, Kepala Seksi Perencanaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta (Dinas PU DKI Jakarta) Yudi Febriadi menjelaskan, awalnya jalan itu cuma 6 meter untuk 2 jalur. Nanti jalan akan diperlebar menjadi 18 meter.

Pelebaran jalan akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan pada ruas sepanjang 750 meter dengan anggaran sekitar Rp 6,257 miliar. Akan tetapi, anggaran tersebut masih perkiraan karena proses lelang sedang berlangsung. Jika pelaksana proyek telah ditentukan dalam lelang itu, maka anggaran pasti baru bisa diketahui.

Menurut Yudi, pembangunan secara bertahap dilakukan karena ada kendala pembebasan lahan. Pada tahap pertama, Dinas PU melakukan pelebaran jalan dari depan RCTI sampai jembatan penyeberangan pejalan kaki Tanjung Duren karena lahan di jalan tersebut milik PT Jasa Marga.

Pelebaran jalan akan dilakukan pada pertengahan Juni dan selesai pada September 2013. Dengan begitu, Dinas PU menargetkan waktu pelebaran jalan di Jalan Arjuna Selatan selama empat bulan. Saat ini, Dinas PU DKI sudah melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di sekitar ruas jalan tersebut.

 

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

    Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

    Megapolitan
    Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

    Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

    Megapolitan
    Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

    Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

    Megapolitan
    Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

    Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

    Megapolitan
    Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

    Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

    Megapolitan
    PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

    PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

    Megapolitan
    Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

    Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

    Megapolitan
    PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

    PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

    Megapolitan
    Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

    Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

    Megapolitan
    Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

    Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

    Megapolitan
    Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

    Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

    Megapolitan
    Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

    Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

    Megapolitan
    Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

    Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

    Megapolitan
    Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

    Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

    Megapolitan
    Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

    Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X