Kompas.com - 13/06/2013, 16:47 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com — Jun (56), warga Jalan Pajak Karya, dan rekannya, HES (46), warga Jalan Mayor, tega memerkosa NN (5) secara bergilir sebanyak dua kali. Kasus perkosaan ini terungkap dalam sidang tertutup dengan agenda pembacaan dakwaan di ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (13/6/2013).

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Paulina, perbuatan bejat kedua pelaku dilakukan pada 6 dan 10 Desember 2012 lalu di tempat terpisah. Pertama, korban dicabuli di rumah terdakwa Jun, kemudian korban kembali diperkosa di rumah korban sendiri.

Modus perkosaan kedua terdakwa adalah dengan membujuk dan mengiming-imingi korban dengan uang.

"Korban dibujuk dan dijanjikan akan diberi uang sebesar Rp 10.000. Korban belum mengerti apa-apa dan menuruti nafsu kedua terdakwa," ujar jaksa. Kedua pelaku mengancam korban agar tidak memberitahukan kejadian ini kepada orangtua korban.

Kejadian ini terbongkar saat korban keluar dari rumahnya dengan menangis seusai dinodai terdakwa. Warga yang curiga lalu memanggil korban dan menanyai. Di situlah korban menceritakan perbuatan kedua pelaku.

Jaksa menjerat kedua terdakwa dengan UU Perlindungan Anak Pasal 81 dan Pasal 82 UU dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Majelis hakim yang diketuai Dahlan Sinaga kemudian menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Sementara itu, Iw (38), ayah korban, mengaku sangat sedih dengan kejadian itu. "Saya berharap kedua pelaku dihukum berat. Kalau bisa, dihukum gantung," katanya emosional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.