Wali Kota Tangerang Gusar Kotanya Dibilang Kotor

Kompas.com - 13/06/2013, 17:05 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Wali Kota Tangerang Wahidin Halim (WH) gusar terhadap kritikan salah seorang bakal calon (balon) wali kota Tangerang yang menyatakan kota itu kotor dan belum maju. Jika tidak memahami Kota Tangerang, dia meminta balon wali kota Tangerang itu diam dan tidak mengomentari pembangunan yang telah dilakukannya.

"Yang bilang kota ini kumuh, itu enggak ngerti. Saya bicara ada bukti. Kota Tangerang telah mendapat penghargaan Adipura Kencana bersama Kota Surabaya. Itu artinya kedua kota itu menjadi yang terbersih se-Indonesia," kata Wahidin, Kamis (13/6/2013).

Wahidin mengatakan, Kota Tangerang pernah mendapatkan julukan kota terkotor pada tahun 2006. Namun, dengan adanya stigma tersebut, Kota Tangerang berusaha bangkit untuk membangun kota yang tadinya kotor menjadi kota yang bersih.

"Kota ini kotor itu dulu, jadul. Sekarang udah keren, bilangin tuh," cetusnya.

Wahidin juga mengungkapkan keberhasilan Kota Tangerang di berbagai bidang, seperti sekolah gratis di sekolah negeri dan pengobatan gratis di 32 rumah sakit.

 


EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

Waspadai Penyalahgunaan BBM, Polisi Razia Mobil Pick-Up di SPBU

Waspadai Penyalahgunaan BBM, Polisi Razia Mobil Pick-Up di SPBU

Regional
Parkir Liar di Jalan Protokol Bekasi, Siap-siap Kendaraan Ditempel Stiker 'Nyeleneh'

Parkir Liar di Jalan Protokol Bekasi, Siap-siap Kendaraan Ditempel Stiker "Nyeleneh"

Megapolitan
VIDEO: Hoaks atau Fakta Sepekan 18-23 Februari 2019

VIDEO: Hoaks atau Fakta Sepekan 18-23 Februari 2019

Nasional
Kemenkeu Pastikan Pemberian THR Sesuai Jadwal, Setelah Pemilu

Kemenkeu Pastikan Pemberian THR Sesuai Jadwal, Setelah Pemilu

Nasional
Banyak yang Merekam tetapi Tak Menolong, Ini Fakta Kasus Mahasiswa Bunuh Diri di Lampung

Banyak yang Merekam tetapi Tak Menolong, Ini Fakta Kasus Mahasiswa Bunuh Diri di Lampung

Regional
Petugas Kekurangan Mesin Pompa Air untuk Padamkan Kebakaran Lahan di Bengkalis

Petugas Kekurangan Mesin Pompa Air untuk Padamkan Kebakaran Lahan di Bengkalis

Regional
Ada Konser Kebangsaan di Monas, Kepala UPK Minta Pengamanan Ditambah

Ada Konser Kebangsaan di Monas, Kepala UPK Minta Pengamanan Ditambah

Megapolitan
4 Fakta Mengenai MRT Jakarta yang Mulai Beroperasi Maret 2019

4 Fakta Mengenai MRT Jakarta yang Mulai Beroperasi Maret 2019

Megapolitan
MK: Uji Materi Soal Surat Suara Tambahan Bisa Diputuskan dengan Cepat

MK: Uji Materi Soal Surat Suara Tambahan Bisa Diputuskan dengan Cepat

Nasional
5 Fakta Pembakaran Mobil Caleg PDI-P Sleman, Dibakar Dini Hari hingga Disiram Bensin

5 Fakta Pembakaran Mobil Caleg PDI-P Sleman, Dibakar Dini Hari hingga Disiram Bensin

Regional
Bawaslu Putuskan Deklarasi Ganjar Pranowo dan 31 Kepala Daerah Langgar Aturan

Bawaslu Putuskan Deklarasi Ganjar Pranowo dan 31 Kepala Daerah Langgar Aturan

Regional
MRT Jakarta Akan Dilengkapi Wi-Fi Gratis

MRT Jakarta Akan Dilengkapi Wi-Fi Gratis

Megapolitan
Pengawasan Optimal Penghitungan Suara Dinilai Krusial untuk Jaga Suara Pemilih

Pengawasan Optimal Penghitungan Suara Dinilai Krusial untuk Jaga Suara Pemilih

Nasional
Relawan Gatot Nurmantyo Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga

Relawan Gatot Nurmantyo Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga

Regional
Cerita Caleg: Bermula dari Skripsi hingga Tembus Pedalaman Kalteng untuk Bertemu Warga

Cerita Caleg: Bermula dari Skripsi hingga Tembus Pedalaman Kalteng untuk Bertemu Warga

Nasional

Close Ads X