Bengkel di Seberang WTC Mangga Dua Panen Motor Mogok

Kompas.com - 14/06/2013, 16:21 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat banjir luapan air laut (rob) yang melanda Jalan Gunung Sahari, tepatnya di depan WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, banyak motor mogok karena nekat menerabas banjir. Hal ini dimanfaatkan oleh bengkel yang tetap buka meski kebanjiran.

Hal ini sangat berbeda dengan beberapa pedagang warung makanan yang terkena banjir, yang memilih menutup warungnya. Menurut M Sobri, seorang montir di salah satu bengkel di pinggir jalan tersebut, banyak pedagang yang sudah menutup tokonya sejak Kamis kemarin saat hujan besar mengguyur sebagian besar wilayah Ibu Kota, sementara bengkelnya tetap buka.

Menurut Sobri, di saat seperti ini, bengkelnya malah panen. Sebab, banyak motor yang mogok karena menerabas banjir mampir ke bengkelnya. Meski air menggenangi bengkelnya, menurutnya, itu bukan masalah.

"Ini banjir tinggal di depannya doang. Masih bisalah untuk benerin motor. Orang-orang (pedagang lainnya) tutup sudah dari kemarin. Kemarin airnya masuk sampai dalam bengkel," ujarnya ketika ditemui di samping bengkelnya, Jumat (14/6/2013).

Sobri mengaku, karena adanya banjir ini, bengkel tempatnya lebih ramai dibandingkan hari-hari biasanya. "Lagian pas banjir gini lebih ramai. Banyak yang mogok dan bengkel yang buka cuma sedikit," jelas Sobri yang bengkelnya terletak persis di depan WTC Mangga Dua.

Hingga Jumat sore ini, banjir setinggi 60 sentimeter masih menggenangi Jalan Gunung Sahari mengarah Senen. Kemacetan pun terjadi akibat banjir tersebut. Operasi bus transjakarta Koridor V jurusan Ancol-Kampung Melayu pun terganggu. Dari Kampung Melayu, bus transjakarta hanya sampai Jembatan Merah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X