Jokowi Jadi Bintang di Malaysia

Kompas.com - 14/06/2013, 23:50 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghadiri pertunjukan Enjoy Jakarta di Taman Tasik Madu, Kuala Lumpur. Ia menjadi magnet dalam acara tersebut, Jumat (14/6/2013) malam. Ia membuka acara dengan berpantun.

"Jika ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi. Jika ada umur panjang, boleh ke Jakarta, tidak nyambung," ujar Jokowi. 

Di tengah-tengah pertunjukan, Jokowi turun dari panggung VIP dan bergabung dengan penonton di tribun biasa.

Puluhan orang kemudian menghampiri Jokowi, untuk berfoto, bersalaman, bahkan ada yang merangkulnya. Jokowi yang mengenakan baju putih menyambut mereka sambil tertawa.

Saat Jokowi sudah kembali ke tribun VIP, beberapa orang mendatanginya untuk berfoto dan bersalaman.

Pertunjukan Enjoy Jakarta kali ini menampilkan penyanyi Rossa, grup band Ungu, Heidi Yunus, Amy Search, dan penari dari Denny Malik Entertainment. Hampir semua pengisi acara menyampaikan salam kepada Jokowi.

"Salam hormat untuk Pak Jokowi, tepuk tangan buat beliau," kata vokalis Ungu, Pasha, yang disambut tepuk tangan penonton.

Sebelum menghadiri pertunjukan Enjoy Jakarta, Jokowi mengunjungi kantor pengelola SMART Tunnel dan kantor pengelola monorel di Kuala Lumpur. Di dua tempat itu, Jokowi juga menjadi magnet. Para pejabat setempat berebut berfoto bersama Jokowi.

Salah satu pejabat di kantor pengelola SMART Tunnel menyampaikan, "Saya lihat Bapak di koran waktu banjir. Saat itu, Bapak menerjang banjir," katanya.

Pertemuan antara Jokowi dan pengelola SMART Tunnel berlangsung terbuka. Mereka memberikan tempat khusus kepada wartawan untuk meliput pertemuan itu.

"Sebagai tamu, harusnya minum-minum dulu. Mari masuk Pak," kata pejabat SMART Tunnel itu kepada Jokowi setelah pertemuan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Megapolitan
Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X