Polisi Siaga di Stasiun Kranji

Kompas.com - 15/06/2013, 08:16 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com Twitland dipenuhi kabar bahwa polisi dan Satpol PP memenuhi Stasiun Kranji, Bekasi, Sabtu (15/6/2013). Berdasarkan informasi dari para pemilik akun Twitter, kehadiran polisi dan Satpol PP tersebut terkait dengan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Stasiun Kranji.

Salah satu akun @iqbalelf menulis, "Sedang ada pembongkaran pedagang di stasiun kranji. Banyak polisi. Tapi penontonnya ga terlalu banyak." Kabar serupa datang pula dari akun @faylunglung yang juga menyertakan foto kepadatan saat menulis, "Eksekusi pembersihan lapak/kios di stasiun Kranji, Bekasi (info seliwat)."

Stasiun Kranji masuk daftar target PT Kereta Api Indonesia untuk ditertibkan sebelum 1 Juni 2013. Target tersebut terkait dengan pemberlakuan tiket elektronik untuk kereta rel listrik. Namun, target itu sempat meleset, menyusul penolakan di beberapa stasiun yang bahkan sempat memicu keributan.

Penolakan yang berbuntut keributan salah satunya adalah untuk penertiban di Stasiun Duri, Jakarta Pusat. Belajar dari penolakan dan kericuhan di beberapa lokasi, penertiban PKL di stasiun pun tak lagi dijadwalkan berurutan. Meski tenggat 1 Juni 2013 terlewati, penertiban tetap dilakukan bertahap. "Akan kami lakukan pelan-pelan sambil jalan dengan e-ticketing dan tarif progresif," ujar Humas PT KAI Daops I Sukendar Mulya beberapa waktu lalu.

PT KAI berencana melakukan penertiban 63 stasiun di kawasan Jabodetabek terkait penerapan tiket elektronik dan tarif progresif KRL. Penertiban sudah dilakukan bertahap sejak Desember 2012.

Menurut PT KAI, penertiban dilakukan untuk meningkatkan pelayanan. Dasar hukum penertiban adalah Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2011 tentang Penugasan PT KAI untuk Menyelenggarakan Prasarana dan Sarana Kereta di Jabodetabek dan Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Jalur Lingkar Jabodetabek.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Megapolitan
UPDATE Covid-19:  Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

UPDATE Covid-19: Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

Megapolitan
Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Megapolitan
Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Megapolitan
Modus Dua Jambret di JPO Kalideres, Pepet Pejalan Kaki dan Tak Segan Lukai Korban

Modus Dua Jambret di JPO Kalideres, Pepet Pejalan Kaki dan Tak Segan Lukai Korban

Megapolitan
Kurir Sabu Berbalut Teh yang Ditangkap di Padang Jaringan Malaysia

Kurir Sabu Berbalut Teh yang Ditangkap di Padang Jaringan Malaysia

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Tahu Ada Kendala Pengelolaan Sampah Medis di TPU Jombang

Pemkot Tangsel Tak Tahu Ada Kendala Pengelolaan Sampah Medis di TPU Jombang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Akui Kecolongan Soal Pembakaran Sampah Medis di TPU Jombang

Dinkes Tangsel Akui Kecolongan Soal Pembakaran Sampah Medis di TPU Jombang

Megapolitan
Polsek Cipondoh Tangkap 3 Pelaku Pencurian Motor Antar Provinsi

Polsek Cipondoh Tangkap 3 Pelaku Pencurian Motor Antar Provinsi

Megapolitan
Kalideres, Kecamatan dengan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi di Jakbar

Kalideres, Kecamatan dengan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi di Jakbar

Megapolitan
Pemkot Bekasi Berupaya Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Berupaya Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Dua Polisi Terluka Saat Lerai Tawuran di Manggarai

Dua Polisi Terluka Saat Lerai Tawuran di Manggarai

Megapolitan
Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Megapolitan
90 Kasus Baru di Bogor Tertinggi Selama Pandemi, Wali Kota Bogor: Kondisi Sangat Darurat!

90 Kasus Baru di Bogor Tertinggi Selama Pandemi, Wali Kota Bogor: Kondisi Sangat Darurat!

Megapolitan
Beroperasi 3 Hari, Lahan Baru di TPU Jombang Langsung Terisi 11 Jenazah Covid-19

Beroperasi 3 Hari, Lahan Baru di TPU Jombang Langsung Terisi 11 Jenazah Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X