Kompas.com - 15/06/2013, 19:33 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengunjung dan pemilik stan di acara Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) mengeluhkan panasnya udara di dalam ruangan tempat stan-stan itu berdiri. Ruangan itu merupakan ruangan yang terbuat dari tenda berwarna putih, di dalamnya berdiri puluhan stan-stan pameran.

Pada ruangan tersebut, beberapa AC yang berada di ruangan tersebut mati. Hal ini dikarenakan genset untuk menghidupkan AC tersebut sedang mengalami kerusakan. "Hari ini sebagian AC sudah mulai mati. Sirkulasi udaranya juga kurang baik di sini, jadinya panas," kata Bob Novandy, salah seorang pemilik stan, Sabtu (15/6/2013).

Sejumlah pengunjung dan pemilik stan sesekali mengelap keringat mereka dan mengipasi wajah dengan menggunakan tangan maupun koran. Sampai saat ini, genset tersebut belum juga diperbaiki.

Hal senada juga dirasakan oleh salah satu pengunjung, Sherly. Warga Taman Mini, Jakarta Timur, itu mengatakan, suhu udara di area pameran PPKD di kawasan Monumen Nasional itu berbeda dari Pekan Raya Jakarta di Kemayoran. Menurutnya, suasana di PRJ terasa lebih dingin.

"Tadi ada AC yang mati, kalau di PRJ pasti lebih dingin, di sini tidak terasa AC-nya," ujarnya.

Hawa panas ini juga dirasakan oleh pengunjung-pengunjung lain yang memasuki ruangan promosi di setiap stan. Akan tetapi, tetap saja banyak orang yang memasuki ruangan itu untuk sekadar melihat-lihat ataupun berbelanja barang-barang yang dipamerkan.

"Ya, biasalah kalau panas. Kan udara di Jakarta memang sudah panas," kata Guruh Soekarnoputra yang membuka stan batik di tempat tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.