Kompas.com - 15/06/2013, 20:36 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta tengah memperbaiki pompa air di Pademangan, Jakarta Utara. Ia berharap, perbaikan pompa tidak lagi menyebabkan banjir rob di kawasan tersebut.

"Kita lagi perbaiki. Ada tiga pompa, dua pompa itu sudah rusak dari dua tahun lalu," ujar Basuki kepada wartawan, Sabtu (15/6/2013) siang.

Basuki mengatakan, pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menginventarisasi pompa air milik Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Ia akan meminta Kementerian PU untuk membangun sebuah rumah pompa baru di kawasan Ancol, Pademangan. Basuki memprediksi pembangunan rumah pompa baru tersebut akan menelan biaya Rp 500 miliar yang akan diambil dari APBN 2014.

"Rumah pompa yang di Pasar Ikan, mungkin akhir tahun selesai. Yang di Muara Baru kita selesaikan tahun depan. Mudah-mudahan tidak banjir rob lagi," kata mantan anggota DPR RI tersebut.

Banjir rob di wilayah Pademangan terjadi sejak Kamis (13/6/2013) yang disebabkan oleh naiknya muka air laut. Selain itu, pompa penyedot di pintu air Ancol timur rusak. Akibatnya, pasang air laut setinggi 40 hingga 50 cm menggenangi sejumlah jalan di area itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.