Bus Transjakarta Terbakar di Harmoni

Kompas.com - 16/06/2013, 15:46 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah transjakarta dengan nomor polisi B 7533 IX terbakar di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Minggu (15/6/2013) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan kemacetan panjang.

Taryanto (25), seorang warga yang melihat kejadian itu, mengungkapkan, semula bus yang tidak berpenumpang tersebut melaju pelan dari arah Selter Harmoni ke arah Gajah Mada. Tepat di depan kantor PT Pelni, bus itu mengeluarkan asap. "Mesin belakangnya ngeluarin asap. Pertama asap doang, nggak berapa lama keluar api juga," ujarnya kepada Kompas.com di lokasi kejadian.

Taryanto mengatakan, saat mesin belakang bus mengeluarkan asap tebal berikut api, sopir pun menghentikan laju busnya dan keluar memeriksa kondisi busnya. Tak berapa lama kemudian, api mulai membesar dan menghanguskan badan bus. "Langsung menjalar ke mana-mana apinya. Sopirnya nggak tau lagi ke mana," lanjutnya.

Sekitar 20 menit kemudian, lanjut Taryanto, dua mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas berhasil memadamkan api sekitar 20 menit setelahnya. Kondisi bus terbakar sekitar 80 persen.

Pantauan Kompas.com, hingga pukul 15.20 WIB, bangkai bus berwarna abu-abu itu masih teronggok di jalurnya. Insiden itu mengakibatkan kemacetan dari Jalan Merdeka Barat hingga Jalan Hayam Wuruk. Hal itu diperparah dengan warga yang penasaran atas insiden itu. Pukul 15.28 WIB, transjakarta tersebut ditarik menggunakan derek dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X