Di Banjir Pademangan, Jokowi Ogah Basah-basahan

Kompas.com - 17/06/2013, 16:42 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo blusukan ke RT 03 RW 07, Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Timur, Senin (17/6/2013) sore. Lokasi tersebut adalah lokasi yang tengah dilanda banjir pasang air laut atau rob sejak satu minggu silam.

Semula, Jokowi mengunjungi pompa pengendali banjir di Ancol Barat, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Seusai melihat tiga unit pompa air yang rusak sekaligus melakukan koordinasi lapangan dengan sejumlah instansi, Jokowi lalu bertolak ke permukiman yang dilanda rob, yakni Pademangan Barat.

Lokasi blusukan Jokowi yakni di SPBU Jalan Budi Mulya, sekitar 500 meter dari Jalan Gunung Sahari. Untuk mencapai ke lokasi tersebut, mobil dinas yang ditumpangi sang gubernur harus menerjang genangan banjir setinggi sekitar 40 sentimeter. Iring-iringan mobil disambut oleh puluhan anak kecil yang berlarian di tengah banjir.

Sesampainya di SPBU itu, salah seorang ajudan tampak mempersiapkan sepasang sepatu bot untuk sang gubernur. Namun, Jokowi menolak. "Enggak usah mesti ke sana-ke sana," ujar Jokowi. Sepatu itu pun diambil kembali oleh ajudan.

Seperti biasanya, kedatangan mantan Wali Kota Surakarta itu menarik ratusan warga sekitar untuk datang. Jokowi pun menginstruksikan warga untuk berbaris. Ia telah mempersiapkan sejumlah bantuan bagi warga. Adapun bantuan itu yakni sembako, peralatan sekolah, dan lainnya.

Cahya Nur Alam (11), siswa kelas 5 SDN 02 Pademangan Barat, mengaku senang mendapat bantuan berupa peralatan sekolah. Pasalnya, peralatan sekolahnya turut terendam banjir. "Di rumah banjir semata, Kak. Hari ini saja saya enggak masuk sekolah sama Jumat kemarin," ujarnya.

Banjir rob di Pademangan telah memasuki hari ke tujuh. Penyebab banjir itu adalah tak berfungsinya tiga unit pompa penyedot air di Ancol Barat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum tengah memperbaiki pompa tersebut.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

    Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

    Megapolitan
    5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

    5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

    Megapolitan
    Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

    Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

    Megapolitan
    Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

    Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

    Megapolitan
    Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

    Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

    Megapolitan
    Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

    Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

    Megapolitan
    Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

    Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

    Megapolitan
    WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

    WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

    Megapolitan
    KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

    KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

    Megapolitan
    Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

    Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

    Megapolitan
    Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

    Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

    Megapolitan
    Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

    Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

    Megapolitan
    Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

    Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

    Megapolitan
    Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

    Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

    Megapolitan
    Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

    Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X