Jokowi Pastikan Perbaikan Pompa Air Ancol Selesai Akhir Pekan

Kompas.com - 17/06/2013, 19:33 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau tiga unit pompa penyedot air yang rusak di rumah pompa Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (17/6/2013). Ia memastikan perbaikan pompa rampung pada akhir pekan.

"Kumparannya rusak, ini lagi diperbaiki, Sabtu besok selesai," ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu di sela-sela kunjungan tersebut.

Mantan Wali Kota Surakarta itu menjelaskan, tiga unit pompa penyedot itu sebenarnya rusak pada waktu yang berbeda. Satu pompa rusak sejak tahun lalu, satu pompa tak berfungsi sejak lima bulan lalu, dan pompa terakhir rusak pada 5 Juni 2013. Akibat kerusakan tersebut, pompa tidak bisa menyedot air pasang laut ke Kali Ancol. Air laut bercampur air dari daratan malah menggenangi Jalan RE Martadinata, Jalan Gunung Sahari, dan sebagian permukiman warga di Pademangan hingga setinggi 30-40 sentimeter.

Amsir, salah seorang petugas pintu air Ancol menjelaskan, sejak hari pertama banjir rob, sudah ada bantuan satu unit pompa portable untuk menyedot air. Namun, pompa tersebut dianggap kurang efektif. "Kalau tiga pompa itu satu pompanya mampu menyedot air 5.000 liter per detik. Tapi pompa yang sekarang hanya 4.000 liter," ujarnya.

Banjir rob di Pademangan itu terjadi sejak Kamis (13/6/2013) dan sudah surut pada Minggu kemarin. Banjir itu terjadi karena tiga unit pompa penyedot air di Ancol Barat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum tengah memperbaiki pompa tersebut.

Baca tentang
    Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

    Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

    Megapolitan
    Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

    Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

    Megapolitan
    Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

    Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

    Megapolitan
    BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

    BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

    Megapolitan
    Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

    Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

    Megapolitan
    Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

    Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

    Megapolitan
    Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

    Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

    Megapolitan
    Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

    Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

    Megapolitan
    Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

    Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

    Megapolitan
    Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

    Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

    Megapolitan
    Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

    Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

    Megapolitan
    Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

    Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

    Megapolitan
    Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

    Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

    Megapolitan
    Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

    Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

    Megapolitan
    Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

    Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X