Kompas.com - 17/06/2013, 23:37 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Dengan gas air mata, polisi membubarkan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia yang berdemonstrasi menolak kenaikan harga BBM dengan menutup Jalan Diponegoro, Senin (17/6/2013).

Mahasiswa UKI menutup Jalan Diponegoro yang menuju Salemba Raya pada Senin (17/6/2013) sekitar pukul 18.30. Mereka menutup jalan dengan memasang kursi-kursi kelas dan membakar ban sehingga lalu lintas macet. Diperkirakan, kemacetan terjadi hingga Jalan Imam Bonjol, Menteng.

Sejumlah pengguna kendaraan mencoba menyelamatkan diri dengan melewati Jalan Inspeksi Kali Ciliwung.

Mahasiswa menguasai jalanan hingga dibubarkan oleh polisi, yang tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 WIB. Polisi menembakkan gas air mata setelah dilempar dua bom molotov oleh mahasiswa.

Gas air mata membuat mahasiswa yang menutup jalan bubar masuk kampus. Warga dan pedagang sekitar yang menyaksikan aksi demonstrasi itu juga terkena gas air mata.

Meski mahasiswa sudah bubar, polisi tak lantas membuka Jalan Diponegoro untuk lalu lintas karena jalan masih tertutup kursi, ban, dan benda lain. Saat ini, polisi sedang membersihkan jalanan dari barang-barang itu.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X