Jokowi Bantah Keluarkan Ide Pembatasan Jam Hiburan Malam

Kompas.com - 18/06/2013, 14:39 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah telah mengusulkan pembatasan jam buka tempat hiburan malam. Ide tersebut bukan darinya dan ia hanya mengutarakan hasil rapat koordinasi dengan sejumlah instansi pada Senin (17/6/2013) kemarin.

"Kemarin di rapat Menkokesra, saya tangkap, oh berarti tempat hiburan mesti dibatasi agar peredaran napza (narkotik, psikotropika, dan zat berbahaya) sedikit," ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Oleh sebab itu, mantan Wali Kota Surakarta itu meminta agar wacana tersebut tidak diramaikan di media massa. Ia mengatakan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta hingga kini belum melakukan pertemuan untuk membicarakan rencana pembatasan jam operasional hiburan malam tersebut.

"Ya, itu juga kan masih dalam proses. Jadi jangan ramai dulu lah. Kalau memberi banyak manfaat, kita lihat lagi saja bagaimana," kata Jokowi.

Senin kemarin Jokowi mengatakan akan ada pembatasan jam buka sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta. Hal itu dilontarkan seusai rapat koordinasi tertutup dengan Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Badan Narkotika Nasional, Polri, dan Kementerian Kesehatan.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pasien Baru Covid-19 di Depok Bertambah 74 Orang, Rabu Kemarin

    Pasien Baru Covid-19 di Depok Bertambah 74 Orang, Rabu Kemarin

    Megapolitan
    Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

    Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

    Megapolitan
    Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

    Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

    Megapolitan
    Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

    Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

    Megapolitan
    Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

    Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

    Megapolitan
    Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

    Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

    Megapolitan
    Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

    Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

    Megapolitan
    Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

    Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

    Megapolitan
    Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

    Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

    Megapolitan
    Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

    Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

    Megapolitan
    Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

    Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

    Megapolitan
    Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

    Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

    Megapolitan
    Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

    Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

    Megapolitan
    Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

    Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X