Ramaikan HUT Jakarta, Ini Rangkaian Acaranya...

Kompas.com - 19/06/2013, 11:32 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-486 Jakarta pada Sabtu, 22 Juni 2013, akan berlangsung sangat meriah. Pada tanggal tersebut, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah mempersiapkan berbagai acara rakyat, yang dimulai dari pagi hari.

Pada pukul 07.30 WIB, Gubernur Jokowi bersama pejabat Pemprov DKI dan pimpinan DPRD DKI melaksanakan apel HUT DKI ke-486 di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas). Setelah apel selesai, acara dilanjutkan dengan berfoto bersama Gubernur dan pejabat Pemprov DKI di pendapa Balaikota Jakarta.

Pada pukul 09.30 WIB, DPRD DKI menggelar rapat paripurna istimewa DPRD DKI dalam rangka HUT DKI Jakarta ke-486 tahun. Selain Jokowi, rencananya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga akan menghadiri paripurna tersebut.

Pada pukul 09.00 WIB, akan ada acara perlombaan Jakfox 2013. Acara tahunan tersebut akan dihadiri oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Wiriyatmoko di Lapangan IRTI Monas. Acara Jakfox akan diselenggarakan selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu (23/6/2013).

Kemudian, di malam puncak HUT Ke-486 Jakarta, pengalihan arus akan dilakukan mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Thamrin sejak pukul 16.00 WIB secara bertahap hingga penutupan total pada pukul 18.00 WIB. Pada pukul 18.00 WIB, Jokowi bersama Wagub Basuki dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI hingga lurah akan bersama-sama berangkat dari Balaikota Jakarta untuk mengarak tumpengan besar menuju ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Ketua Panitia Penyelenggara HUT Ke-486 DKI, Sylviana Murni, mengatakan, rencananya Jokowi akan menaiki tumpeng raksasa dan memberikan dua potongan tumpeng kepada tokoh Jakarta, yakni istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung, Evie Ngantung; dan mantan Wakil Gubernur DKI, Eddie Nalapraya.

"Nanti tumpeng itu akan diarak ya bersama Pak Wagub juga. Sementara itu, SKPD yang lainnya, mulai dari Wali Kota hingga lurah-lurah, akan ikut membawa sejumlah 486 tumpeng kecil yang akan dibagi-bagikan kepada masyarakat yang datang," kata Sylviana yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan DKI tersebut. Acara tumpengan itu rencananya akan selesai pada pukul 20.00 WIB.

Di jam yang sama, juga telah tersedia delapan panggung hiburan yang tersebar dari Gedung Indosat hingga Bundaran HI. Lokasi panggung itu akan tersebar di:

Wisata Kuliner Sabang: panggung PD Pasar Jaya dimeriahkan oleh Jamrud dan Steven Coconut Trees.
Jalan Sunda: panggung Jak TV dimeriahkan oleh Slank, Ronald, dan Tike Ekstravaganza.
Depan Hotel Pullman: panggung PT MRT Jakarta yang dimeriahkan oleh musik blues.
Depan Hotel Mandarin: panggung PT Pembangunan Jaya Ancol yang dimeriahkan oleh dangdut.
Kebon Kacang: panggung Bank DKI yang dimeriahkan oleh campursari dan rock n roll.
Lapangan sebelah EX Plaza: panggung PT Jakarta Propertindo yang dimeriahkan musik jazz.
Gedung Jaya: panggung PT Pembangunan Jaya yang dimeriahkan oleh disko.
Depan Bank Indonesia: panggung PD Pembangunan Sarana Jaya yang dimeriahkan oleh keroncong tugu.

Selanjutnya, konsentrasi acara akan tertuju pada panggung utama di sisi tenggara Monas (Gambir). Panggung utama itu mengambil tema "Karnaval Budaya Kota Jakarta Tempo Dulu, Masa Kini, dan Masa Depan".

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

    1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

    Megapolitan
    Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

    Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

    Megapolitan
    PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

    PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

    Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

    Megapolitan
    Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

    Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

    Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

    Megapolitan
    Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

    Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

    Megapolitan
    Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

    Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

    Megapolitan
    Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

    Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

    Megapolitan
    Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

    Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

    Megapolitan
    UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

    UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

    Megapolitan
    Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

    Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

    Megapolitan
    61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

    61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

    Megapolitan
    Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

    Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

    Megapolitan
    Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

    Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X