Kadis Kebersihan Desak Camat Lurah Sediakan Lahan TPS

Kompas.com - 19/06/2013, 16:16 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah tempat untuk pembuangan sampah sementara (TPS) di Jakarta masih rendah bila dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Unu Nurdin mendesak camat dan lurah menyediakan lahan kosong sebagai TPS di wilayah masing-masing.

"Kita minta camat dan lurah mengupayakan itulah," ujar Unu di Balaikota, Rabu (15/6/2013).

Kondisi yang terjadi saat ini, lanjut Unu, Jakarta kalah dengan kota seperti Pati, Jawa Tengah. Di Pati, satu kelurahan memiliki tiga lahan tempat pembuangan sampah, sementara Jakarta tidak. Bahkan, ada yang menumpang di kelurahan lain.

"Di Pati, 47 ton ada tiga TPS. Di Jakarta satu kecamatan ada 150 ton, tapi tiga TPS juga, akhirnya sampah itu berceceran," ujarnya.

Menurutnya, Pemprov DKI dan masyarakat akan memiliki keuntungan jika tiap kelurahan atau kecamatan memiliki tempat pembuangan sampah masing-masing. Salah satunya warga bisa dapat tambahan ekonomi melalui pemilahan sampah.

"Kalau masalah bau, kan nanti ada teknologi penyemprotan agar tidak bau dan bakterinya membusuk. Itu sudah mulai dijalankan," ujarnya.

Unu mengakui kesulitan mencari lahan yang akan dihadapi para lurah dan camat karena terbentur soal biaya. Oleh sebab itu, dia menargetkannya setiap kelurahan dan kecamatan memiliki TPS yang memadai hingga dua tahun mendatang.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

    Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

    Megapolitan
    Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

    Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

    Megapolitan
    Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

    Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

    Megapolitan
    Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

    Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

    Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

    Megapolitan
    Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

    Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

    Megapolitan
    Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

    Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

    Megapolitan
    Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

    Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

    Megapolitan
    Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

    Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

    Megapolitan
    Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

    Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

    Megapolitan
    Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

    Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

    Megapolitan
    Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

    Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

    Megapolitan
    Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

    Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

    Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

    Megapolitan
    Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

    Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X