Setelah Atasi Mahasiswa UBK, Polisi Hadapi Mahasiswa UKI

Kompas.com - 19/06/2013, 22:37 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa saat setelah membubarkan aksi tutup jalan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Rabu (19/6/2013), polisi dibuat kembali bekerja keras oleh demonstrasi mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Salemba. Suasana yang mulai kondusif pun mendadak kembali mencekam.

Mahasiswa UBK menutup dua dari tiga jalur di Jalan Diponegoro yang menuju Jalan Salemba Raya, tepatnya di depan kantor PKPI, dengan membakar ban pada sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi kemudian membubarkan aksi itu dengan tembakan gas air mata. Mahasiswa UBK itu pun lari ke arah kampus mereka di Jalan Kimia.

Setelah membuka Jalan Diponegoro untuk lalu lintas, sejumlah polisi menyisir Jalan Kimia untuk memaksa mahasiswa UBK masuk kampus. Namun, belum lagi selesai polisi-polisi itu menyusuri Jalan Kimia, polisi yang berjaga di Jalan Diponegoro direpotkan oleh aksi mahasiswa UKI Salemba menutup jalan di depan kampus mereka, yang berjarak sekitar 300 meter dari kampus UBK.

Polisi pun mengalihkan lalu lintas Jalan Diponegoro yang menuju Jalan Salemba Raya dan berusaha membubarkan aksi mahasiswa UKI dengan tembakan gas air mata.

Setelah mengatasi aksi mahasiswa UKI, polisi kembali membuka Jalan Diponegoro yang menuju Jalan Salemba Raya untuk lalu lintas. Untuk mencegah mahasiswa kedua universitas itu mengulang aksinya, polisi berjaga di depan kampus UKI dan di mulut Jalan Kimia.

Aksi mahasiswa UKI dan UBK itu merupakan demonstrasi menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Mereka sudah beberapa kali melakukan aksi seperti itu di Jalan Diponegoro sejak Senin (17/6/2013).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

Megapolitan
7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

Megapolitan
Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Megapolitan
Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Megapolitan
Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Megapolitan
Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Megapolitan
[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

Megapolitan
Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Megapolitan
Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Megapolitan
Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Megapolitan
Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Megapolitan
7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

Megapolitan
Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Megapolitan
Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X