Kompas.com - 23/06/2013, 14:20 WIB
Suporter Persib Bandung melihat keadaan dalam bus Tim Persib Bandung di Rest Area KM 19 Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (22/6/2013). Rombongan Tim Persib yang sedianya akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta diserang oleh oknum suporter Persija ketika keluar dari hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta. TRIBUNNEWS/DANY PERMANASuporter Persib Bandung melihat keadaan dalam bus Tim Persib Bandung di Rest Area KM 19 Tol Cikampek, Jawa Barat, Minggu (22/6/2013). Rombongan Tim Persib yang sedianya akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta diserang oleh oknum suporter Persija ketika keluar dari hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
|
EditorFarid Assifa
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo merasa dikecewakan atas ulah suporter klub sepak bola Persija Jakarta yang melempari bus pemain Persib, Sabtu (22/6/2013) malam.

"Dulu kan sudah saya kumpulkan 'kepala suku-kepala sukunya', ada kesepakatan tidak boleh ini, tapi kenyataannya," ujar Jokowi seusai hadir di acara di Grand Indonesia, Minggu (23/6/2013).

Mantan Wali Kota Surakarta itu mengungkapkan, aksi brutal suporter Persija atau yang disebut Jakmania itu merupakan salah satu bentuk tidak menghargai tamu. Menurutnya, perbuatan itu sangat mencoreng dunia sepak bola di Indonesia. Ke depannya, ulah nakal suporter tersebut akan menjadi catatan penting Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama soal perizinan pertandingan.

"Yang pertama kita kan pernah uji coba di GBK, hasilnya bagus. Nah, (peristiwa) semalam ini akan menjadi catatan jelek kita," lanjut Joko Widodo.

Sementara, terkait sanksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Jakmania, ia menyerahkannya kepada pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan, bus pemain tim Persib Bandung dilempari batu oleh suporter Persija, Sabtu sore. Akibat tindakan itu, manajemen Tim Persib memutuskan tidak melanjutkan rencana pertandingannya dengan Persija.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Rekomendasi

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

    Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

    Megapolitan
    Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

    Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

    Megapolitan
    Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

    Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

    Megapolitan
    Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

    Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

    Megapolitan
    BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

    BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

    Megapolitan
    BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

    BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

    Megapolitan
    Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

    Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

    Megapolitan
    UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

    UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

    Megapolitan
    Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

    Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

    Megapolitan
    [Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

    [Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

    Megapolitan
    2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

    2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

    Megapolitan
    Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

    Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

    Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

    Megapolitan
    PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

    PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

    Megapolitan
    Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

    Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.