Kompas.com - 24/06/2013, 11:09 WIB
Wali Kota Jakarta Barat H Fatahillah digendong oleh Ketua RW 017 Kelurahan Kemanggisan karena jalan tembus Kompleks Hankam ke Kemanggisan telah terwujud, Minggu (23/6/2013). WARTA KOTA/TRI BROTOWali Kota Jakarta Barat H Fatahillah digendong oleh Ketua RW 017 Kelurahan Kemanggisan karena jalan tembus Kompleks Hankam ke Kemanggisan telah terwujud, Minggu (23/6/2013).
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Ada yang unik saat peresmian jalan tembus Hankam-Kemanggisan Pilo sepanjang 25 meter dan lebar 4 meter di Kompleks Hankam RW 02, Palmerah, Minggu (23/6/2013) kemarin. Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah dipanggul oleh Haji Lukman, Ketua RW 17 Kelurahan Kemanggisan.

Aksi ini menjadi tontonan menarik bagi masyarakat yang hadir di acara tersebut. Rupanya, itu memang sudah nazar Lukman mau menggendong Wali Kota Jakarta Barat jika jalan tembus itu sudah selesai dibangun.

"Dulu saya pernah nazar, kalau jalan tembus ini dibangun, akan saya gendong Pak Wali Kota. Sekarang jalan ini sudah jadi dan diresmikan, jadi saya tepati nazar itu," kata Lukman.

Lukman, atas nama warga, mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan jajarannya yang telah merealisasikan keinginan warga itu.

Sementara Fatahillah mengaku mendapat surprise yang tak pernah terbayangkan olehnya. "Ini benar-benar kejutan. Baru kali ini saya digendong," ujarnya sambil tertawa.

Dia juga menyambut baik dan memberikan apresiasi terealisasinya jalan tembus yang menghubungkan RW 017 Kemanggisan-Kompleks Hankam RW 02 Palmerah.

"Alhamdulillah berkat keinginan warga, dukungan aparat wilayah, dan unit terkait, jalan yang selama ini terhambat sudah bisa kita manfaatkan," kata Fatahillah dalam sambutannya di depan warga.

"Saya atas nama Pemkot Jakarta Barat menyampaikan terima kasih atas semua pihak yang mendukung terealisasinya jalan tembus ini. Mudah-mudahan terbukanya akses jalan ini menyejahterakan rakyat," harap dia.

Menurut mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini, terbukanya jalan tembus Hankam memberikan berbagai manfaat bagi warga, antara lain lintas ekonomi, sosial, dan lainnya. Sebab, di lingkungan RW 02, terdapat sejumlah fasilitas seperti sarana olahraga dan rumah sakit.

"Manfaat lainnya adalah persatuan dan kesatuan dua wilayah RW jadi semakin erat," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Mudik Lebaran Berlaku, Tiga Maskapai Masih Beroperasi dari Bandara Soekarno-Hatta

Larangan Mudik Lebaran Berlaku, Tiga Maskapai Masih Beroperasi dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Varian Virus Corona dari India Sudah Masuk Tangsel, Seperti Apa Bahayanya?

Varian Virus Corona dari India Sudah Masuk Tangsel, Seperti Apa Bahayanya?

Megapolitan
Bertemu Anies, AHY: Dulu Kami Berkompetisi, Sekarang Bersahabat

Bertemu Anies, AHY: Dulu Kami Berkompetisi, Sekarang Bersahabat

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Batasi Keberangkatan Bus Berstiker Khusus Selama Periode Larangan Mudik

Terminal Pulo Gebang Tak Batasi Keberangkatan Bus Berstiker Khusus Selama Periode Larangan Mudik

Megapolitan
John Kei: Saya Minta Dibebaskan, Saya Tak Tahu Masalah Ini

John Kei: Saya Minta Dibebaskan, Saya Tak Tahu Masalah Ini

Megapolitan
Minta Warga Tak Mudik, Anies: Ini Untuk Melindungi Semua

Minta Warga Tak Mudik, Anies: Ini Untuk Melindungi Semua

Megapolitan
Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Megapolitan
Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Megapolitan
Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Megapolitan
John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Megapolitan
Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X