Kompas.com - 24/06/2013, 11:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di acara Bakti Sosial Hari Anak Nasional di Cengkareng, Jakarta Barat. Senin (24/6/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusGubernur DKI Jakarta Joko Widodo di acara Bakti Sosial Hari Anak Nasional di Cengkareng, Jakarta Barat. Senin (24/6/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Ada yang lucu saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta murid-murid SD di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng, Jakarta Barat, menyebutkan nama dua mantan Gubernur DKI. Murid SD yang lugu itu menjawab Jokowi dan Ahok.

Ceritanya, Jokowi hendak membagi-bagikan sepeda kepada murid-murid SD tersebut. Hanya saja, mereka harus bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan Jokowi.

Jokowi pun menanyakan hal-hal mudah, mulai dari nama-nama bunga, nama berbagai jenis pohon, nama presiden yang pernah menjabat di RI, ibu kota negara di dunia, dan pertanyaan lainnya. Salah satunya, nama gubernur yang pernah menjabat di Jakarta.

"Sebutkan nama dua gubernur yang pernah menjabat di DKI Jakarta," kata Jokowi yang hadir dalam rangka Bhakti Sosial Hari Nasional dan Launching Jakarta Menuju Kota Layak Anak.

"(Nama dua gubernur DKI) Joko Widodo dan Ahok," jawab salah seorang pelajar yang hadir.

Mendengar itu, Jokowi dan semua yang hadir di acara tersebut tertawa tergelak. Jokowi memuji pelajar SD yang mampu menjawab pertanyaannya dengan benar. Dan dia pun menjanjikan sepeda yang bisa ditukar dengan kartu namanya. Sepeda akan diberikan kepada para pemenang pada Selasa (25/6/2013).

"Biasanya saya kalau hadir di acara anak, saya bawa sepeda, tapi ini enggak bawa sepeda. Karena tidak bawa sepeda, saya bawa kartu nama, nanti ditukar saja pakai sepeda," kata Jokowi.

"Terima kasih saya kira cukup itu, sepedanya sudah habis. Besok siang jam 12 ambil di sini," ujar Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak lama setelah pembagian sepeda kepada beberapa anak, Gubernur meresmikan seremoni launching kota layak anak tersebut.  "Hari ini 24 Juni 2013, dengan mengucap Bismillahirohmanirohim saya launching-kan kota layak anak se-DKI Jakarta," ujar Jokowi.

Hadir dalam kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI Linda Gumelar; Istri Jokowi, Iriana Jokowi; dan Istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan. Jokowi kemudian berkeliling meninjau lokasi, menyempatkan berfoto dan menyalami warga.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

    UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

    Megapolitan
    Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

    Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

    Megapolitan
    Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

    Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

    Megapolitan
    Jadi Tahanan Kejaksaan, Musisi Jerinx Pertimbangan Ajukan Penangguhan Penahanan

    Jadi Tahanan Kejaksaan, Musisi Jerinx Pertimbangan Ajukan Penangguhan Penahanan

    Megapolitan
    PPKM Level 3 di Tangsel, Anak 12 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk Mal dan Bioskop

    PPKM Level 3 di Tangsel, Anak 12 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk Mal dan Bioskop

    Megapolitan
    Sempat Diusulkan Rp 122 Miliar, Anggaran Sumur Resapan Dihapus Ketua DPRD

    Sempat Diusulkan Rp 122 Miliar, Anggaran Sumur Resapan Dihapus Ketua DPRD

    Megapolitan
    Kedai di Beji Dibobol Maling, Pelaku Rusak Tembok dan Curi Uang Rp 3 Juta

    Kedai di Beji Dibobol Maling, Pelaku Rusak Tembok dan Curi Uang Rp 3 Juta

    Megapolitan
    Bentrok PP vs FBR di Ciledug, 7 Orang Jadi Tersangka dan 3 di Antaranya Positif Narkoba

    Bentrok PP vs FBR di Ciledug, 7 Orang Jadi Tersangka dan 3 di Antaranya Positif Narkoba

    Megapolitan
    Panitia Klaim Reuni 212 Tak Perlu Izin Polisi, Bagaimana Aturannya?

    Panitia Klaim Reuni 212 Tak Perlu Izin Polisi, Bagaimana Aturannya?

    Megapolitan
    Cegah Massa Reuni 212 ke Jakarta, Polisi Buat Penyekatan di Kota Tangerang

    Cegah Massa Reuni 212 ke Jakarta, Polisi Buat Penyekatan di Kota Tangerang

    Megapolitan
    DPRD DKI Coret Usulan Anggaran Proyek Sumur Resapan di Jakarta

    DPRD DKI Coret Usulan Anggaran Proyek Sumur Resapan di Jakarta

    Megapolitan
    Jadi Tahanan Kejaksaan, Jerinx Dititip di Rutan Polda Metro Jaya

    Jadi Tahanan Kejaksaan, Jerinx Dititip di Rutan Polda Metro Jaya

    Megapolitan
    Cegah Massa 212, Akan Ada Filterisasi Pengguna Jalan di Sejumlah Lokasi

    Cegah Massa 212, Akan Ada Filterisasi Pengguna Jalan di Sejumlah Lokasi

    Megapolitan
    Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta

    Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta

    Megapolitan
    Kekerasan Anak di Depok Meningkat, Pemkot Singgung Kesulitan Ekonomi karena Pandemi

    Kekerasan Anak di Depok Meningkat, Pemkot Singgung Kesulitan Ekonomi karena Pandemi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.