Soal Tarif Angkot, Anggota DPRD DKI: Katanya Gubernur Hebat...

Kompas.com - 24/06/2013, 15:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta membagikan Kartu Jakarta Sehat di Puskesmas Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (27/5/2013) pagi. Fabian Januarius Kuwado/ KOMPAS.COMGubernur DKI Jakarta membagikan Kartu Jakarta Sehat di Puskesmas Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (27/5/2013) pagi.
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Demokrat Aliman Aat melontarkan kritik kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Menurut Aliman, Pemprov DKI terlalu lama dalam menentukan tarif baru angkutan kota sebagai penyesuaian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Mengingat urgen, Gubernur mengambil inisiatif dan lebih cepat. Katanya Gubernur hebat," sindir Aliman saat dihubungi, Senin (24/6/2013).

Aliman mengungkapkan, situasi yang terjadi di lapangan sudah tidak terkendali. Para pengusaha angkutan kota sudah menaikkan tarif baru secara semena-mena, padahal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melakukan pembahasan dengan Organda dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus segera menyelamatkan masyarakat dengan mengacu tarif bawah dan tarif atas. Itu kan sudah ada wewenangnya, pusat dan daerah," tutur Aliman.

Menurutnya, pemerintah pusat hanya menetapkan tarif maksimal kenaikan angkutan kota, yakni 20 persen. Sementara besaran final tarif angkutan kota diserahkan ke pembicaraan antara Organda dan DTKJ, yang diharapkan rampung 1 Juli 2013.

Sebelumnya, kenaikan harga bahan bakar minyak Sabtu (22/6/2013) lalu berimbas terhadap kenaikan sejumlah harga, salah satunya tarif angkutan kota. Di DKI Jakarta, penyesuaian tarif angkot tengah dalam pembahasan dan diharapkan tarif baru keluar 1 Juli 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Rekomendasi

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sebut Harga Tiket Formula E Setara Dua Bansos, Anggota PSI: Kita Harus Puasa untuk Bisa Nonton?

    Sebut Harga Tiket Formula E Setara Dua Bansos, Anggota PSI: Kita Harus Puasa untuk Bisa Nonton?

    Megapolitan
    Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Dua Saksi Kunci Mengaku Tak Tahu Skenario

    Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Dua Saksi Kunci Mengaku Tak Tahu Skenario

    Megapolitan
    Dituding Bikin Parlemen Jalanan karena Mangkir Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ini Kata M Taufik

    Dituding Bikin Parlemen Jalanan karena Mangkir Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ini Kata M Taufik

    Megapolitan
    Polisi: Pria di Tangerang Sudah Diintai 4 Hari Sebelum Ditembak

    Polisi: Pria di Tangerang Sudah Diintai 4 Hari Sebelum Ditembak

    Megapolitan
    Polisi Pastikan Pria yang Tewas Ditembak di Tangerang Bukan Ustaz

    Polisi Pastikan Pria yang Tewas Ditembak di Tangerang Bukan Ustaz

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Asal Senjata Api yang Digunakan Pelaku buat Tembak Pria di Tangerang

    Polisi Selidiki Asal Senjata Api yang Digunakan Pelaku buat Tembak Pria di Tangerang

    Megapolitan
    Tetap Gelar Rapat Paripurna Interpelasi Formula E walau Tak Kuorum, Ini Kata Ketua DPRD DKI

    Tetap Gelar Rapat Paripurna Interpelasi Formula E walau Tak Kuorum, Ini Kata Ketua DPRD DKI

    Megapolitan
    Badan Kehormatan Belum Berencana Panggil Ketua DPRD DKI atas Dugaan Menyalahi Tatib

    Badan Kehormatan Belum Berencana Panggil Ketua DPRD DKI atas Dugaan Menyalahi Tatib

    Megapolitan
    Wajah Baru TIM Terinsipirasi Lirik Lagu 'Rayuan Pulau Kelapa'

    Wajah Baru TIM Terinsipirasi Lirik Lagu "Rayuan Pulau Kelapa"

    Megapolitan
    Dinsos Kota Bekasi Amankan 300 Gelandangan dan Pengemis Sepanjang 2021

    Dinsos Kota Bekasi Amankan 300 Gelandangan dan Pengemis Sepanjang 2021

    Megapolitan
    Penembak Paranormal di Tangerang Disuruh Pengusaha Angkutan Umum yang Dendam, Dapat Upah Rp 50 Juta

    Penembak Paranormal di Tangerang Disuruh Pengusaha Angkutan Umum yang Dendam, Dapat Upah Rp 50 Juta

    Megapolitan
    Tidak Mau Kalah dari Bogor, Pemkot Bekasi Akan Terapkan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

    Tidak Mau Kalah dari Bogor, Pemkot Bekasi Akan Terapkan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

    Megapolitan
    PTM Terbatas SDN 06 Beji Depok Belum Ada Kendala, Siswa Patuh Prokes

    PTM Terbatas SDN 06 Beji Depok Belum Ada Kendala, Siswa Patuh Prokes

    Megapolitan
    Jurnalis Warta Kota Diintimidasi Saat Meliput Kegiatan di TPS Liar di Kota Tangerang

    Jurnalis Warta Kota Diintimidasi Saat Meliput Kegiatan di TPS Liar di Kota Tangerang

    Megapolitan
    Cegah Banjir, Pemkot Depok Normalisasi Sejumlah Situ

    Cegah Banjir, Pemkot Depok Normalisasi Sejumlah Situ

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.