Kompas.com - 25/06/2013, 13:34 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Saat ini, banyak modus yang dilakukan gelandangan dan pengemis (gepeng) untuk menarik simpati masyarakat, antara lain mengemis dengan membawa anak kecil, berpura-pura cacat, dan berpura-pura menjadi ibu hamil.

Menurut Kasudin Sosial Jakarta Selatan Miftahul Huda, Selasa (25/6/2013), modus-modus tersebut di atas biasa dilakukan gepeng di kawasan Mampang Prapatan, Bintaro, dan perempatan sekitar Rumah Sakit Fatmawati.

"Tiga titik itu yang kita jaga ketat karena mereka sering beroperasi dengan berbagai modus. Selain ibu hamil, ada yang mendorong nenek sakit, bahkan ada yang berpura-pura buta," ungkap Miftahul.

Miftahul menuturkan, untuk modus berpura-pura menjadi ibu hamil, pelaku menggunakan bantal dan mengenakan baju hamil lantas meminta uang kepada masyarakat dengan alasan untuk biaya melahirkan.

"Dan saat ingin ditertibkan, kita kerahkan delapan orang untuk mengejar perempuan hamil-hamilan. Wanita yang memiliki perut besar bisa berlari dengan cepat. Sampai kehilangan jejak," ungkap Miftahul.

Miftahul pun mengimbau masyarakat untuk menyalurkan melalui badan zakat resmi, bukan memberikan uang kepada pengemis di pinggir-pinggir jalan.

"Dengan menyalurkan ke badan zakat yang resmi, akan disalurkan ke yang berhak menerimanya. Dan secara otomatis ini mengurangi pengemis karena tidak ada yang mau memberi di jalan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah di Cengkareng Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman, Kerap Diperkosa Saat Dititipkan

Bocah di Cengkareng Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman, Kerap Diperkosa Saat Dititipkan

Megapolitan
Diversi Gagal, Kasus 'Bullying' dan Kekerasan oleh Anak di Tangsel Dilanjutkan ke Penyidikan

Diversi Gagal, Kasus "Bullying" dan Kekerasan oleh Anak di Tangsel Dilanjutkan ke Penyidikan

Megapolitan
Ini 25 Ruas Jalan di Jakarta yang Bakal Terapkan Ganjil Genap

Ini 25 Ruas Jalan di Jakarta yang Bakal Terapkan Ganjil Genap

Megapolitan
Akta Kelahiran Diduga Palsu Beredar di Jaksel, Nama Eks Kasudin Dukcapil Dicatut

Akta Kelahiran Diduga Palsu Beredar di Jaksel, Nama Eks Kasudin Dukcapil Dicatut

Megapolitan
Kawanan Begal yang Ditangkap di Bekasi Dipimpin Pelaku di Bawah Umur

Kawanan Begal yang Ditangkap di Bekasi Dipimpin Pelaku di Bawah Umur

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pencuri Ponsel yang Nekat Mencoba Lompat dari JPO Saat Dikejar Warga

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pencuri Ponsel yang Nekat Mencoba Lompat dari JPO Saat Dikejar Warga

Megapolitan
UPDATE 24 Mei: Ada 10 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 106 Pasien Dirawat

UPDATE 24 Mei: Ada 10 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 106 Pasien Dirawat

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Kawanan Begal Motor di Bekasi, Satu Pelaku di Bawah Umur

Polda Metro Jaya Tangkap Kawanan Begal Motor di Bekasi, Satu Pelaku di Bawah Umur

Megapolitan
Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Hari Ini, Rabu 25 Mei 2022

Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Hari Ini, Rabu 25 Mei 2022

Megapolitan
Polisi Tangkap 1 Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil di Puspiptek Tangsel, Satu Pelaku Lain Buron

Polisi Tangkap 1 Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil di Puspiptek Tangsel, Satu Pelaku Lain Buron

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Akan Lagi Sanksi Warga yang Tidak Pakai Masker

Pemkot Tangsel Tak Akan Lagi Sanksi Warga yang Tidak Pakai Masker

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] KTP Jadi Syarat Beli Minyak Goreng Curah | 8 Polwan Dilantik sebagai Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya

[POPULER JABODETABEK] KTP Jadi Syarat Beli Minyak Goreng Curah | 8 Polwan Dilantik sebagai Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya

Megapolitan
PPKM Level 1 Tangsel, Pemkot Imbau Warga Tetap Pakai Masker: Ini 'Habit' Baru yang Baik

PPKM Level 1 Tangsel, Pemkot Imbau Warga Tetap Pakai Masker: Ini "Habit" Baru yang Baik

Megapolitan
Komisaris Ancol Undang Giring PSI Tonton Formula E: Tapi Tak Ada Tempat untuk Dia Angon Kambing

Komisaris Ancol Undang Giring PSI Tonton Formula E: Tapi Tak Ada Tempat untuk Dia Angon Kambing

Megapolitan
Dibangun Jakpro, Sirkuit Formula E Akan Jadi Aset Ancol

Dibangun Jakpro, Sirkuit Formula E Akan Jadi Aset Ancol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.