Kompas.com - 25/06/2013, 14:22 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 150 pegawai outsourcing berdemonstrasi menuntut perubahan status kepegawaian menjadi karyawan tetap di Kantor PT KCJ, di Stasiun Juanda Jakarta, Selasa (25/6/2013). Mereka ini adalah petugas kebersihan, petugas loket, dan petugas keamanan di sejumlah stasiun di Jabodetabek.

Menurut Direktur Komersial dan Humas KCJ, Makmur Syaheran, untuk pekerjaan di loket, sejak awal, pihaknya memang tidak merekrut karyawan tetap dan bekerja sama dengan beberapa perusahaan penyedia tenaga kerja. Dengan begitu, lanjut makmur, para demonstran seharusnya mengajukan tuntutan untuk menjadi karyawan tetap di perusahaan penyedia tenaga kerja tempat mereka terdaftar, bukan di PT KCJ.

"Jadi begini, mereka ini (pendemo)merupakan pekerja-pekerja outsourcing, yang memang dipekerjakan oleh vendor. Jadi kita ini memberi pekerjaan kepada perusahaan, bukan perorangan. Jadi secara hukum mereka hubungannya dengan vendor, bukan dengan kami," ujar Makmur, di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2013).

"Secara hukum, mereka hubungannya dengan vendor. KCJ berhubungan dengan vendor, bukan kepada karyawan secara langsung. Demo itu hak mereka. Kalau ke KCJ salah alamat karena setiap bulan ada koordinasi dengan vendor," ujarnya.

Mengenai aksi unjuk rasa itu, Makmur menjelaskan, pihaknya belum berencana melakukan pertemuan dengan para demonstran. Kami belum mendapatkan kabar keinginan mereka ini seperti apa, kalau masalah ini berkembang, kita tanggapi secara proporsional," pungkas Makmur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Megapolitan
[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X